Es Moni

Setelah pulang dari tempat belanja, bapak dan mamaku bicara serius. Aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Akupun bertanya pada mamaku. “Mam ini lagi ngomongin apa sih, kok kayaknya urusan penting yang harus diomongkan?” tanyaku kepada mamaku. Mamaku menjawab, “Bapak lagi emosi”. Aku bicara lagi, “Oh, jadi bapak lagi Es Moni ya?” Mamaku bertanya, “Es Moni itu apa Mai?” Aku menjawab “emosi”. Mamaku tertawa. “Mai dari mana kamu nemu kata Es Moni?” Tanya mamaku lagi. Aku menjawab, “Dari Lupus Kecil”. Bapakku lalu bilang begini: “Mai, Mai, kamu kok ada-ada saja”.

2 thoughts on “Es Moni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s