Aku dan Mbak Alya

Waktu hari Jum’at kemarin saat aku di rumah nenek, aku bertemu dengan Mbak Alya yang rumahnya ada di Cirebon. Bapaknya mbak Alya itu kakaknya mamski. Aku memanggilnya Bapak Nunun. Rasanya waktu bartemu Mbak Alya itu seperti bertemu saudara kembar dan seneeeeng banget. Senang karena kami memang jarang bertemu dan karena dari TK aku dekat sama Mbak Alya yang sekarang sudah kelas 5.

alya damaiKami kemana-mana selaluu berdua. Semisal saat ke Candi Penataran, Eco Green Park dan ke Waduk Selorejo. Jadi walaupun pakaian dan gayanya beda, kami tetap selalu bersama 🙂 Bahkan kami juga sama-sama takut ketinggian lho! Dan pasti kalau aku atau Mbak Alya pulang, aku pasti menangis 😀 Lalu saat Mbak Alya dan aku pulang bareng, Mbak Alya meluk nenek sambil menangis sampa-sampai aku jadi pengen ikutan nangis. Hehehe…alyadamaiBegitulah rasanya kalau aku dan Mbak Alya bersama. Dan memang enak kalau punya saudara atau teman yang dekeeet bengat sama aku. Karena ada yang menghibur saat menangis, bisa bermain bersama dan lain-lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s