Bazar Maulid Nabi Muhammad

Hari Sabtu kemarin aku gembira sekali, karena di sekolahku diadakan Bazar Maulid Nabi Muhammad. Jadi karena ada bazar, orang tua boleh manemani anak-anaknya. Tapi aku tidak diantar oleh mamski. Agar aku mandiri. Lagipula kalau ada orang tua pasti selalu di suruh-suruh “Tidak boleh yang itu, harus yang ini!” atau “Harus begini, harus begitu”.Tidak enak kan kalau seperti itu? Akhirnya aku malah tidak menikmati acaranya. Jadi aku tetap ikut atar jemput bersama Luna dan Dagna. Tapi kalau Dagna orang tuanya juga ikut tapi menyusul.

Saat aku, Luna dan Dagna sampai di bazar kami melihat-lihat dulu apa yang bisa di beli. Oh ya, aku lupa bilang kalau di bazar Maulid Nabi Muhammad ini belinya memakai kupon. Aku mempunyai 21 kupon. Kembali, soal bazar. Karena aku mau BAK dulu, maka aku harus berpisah dulu dari Luna dan Dagna. Setelah BAK, aku ke aula. Karena saat hari Jum’at guruku bilang kalau saat bazar ke aula dulu.

Continue reading “Bazar Maulid Nabi Muhammad”