DIY : Moon Sand!

Ngomong-ngomong, aku sudah lama ya tidak membuat DIY. Karena itu, aku hari ini membuatnya. Aku membuat Moon Sand. Bagi kalian yang belum tahu, Moon Sand itu adalah mainan anak yang seperti pasir biasa, tapi lebih gampang dibentuk-bentuk. Moon sand bisa diberi warna sesuka hati.

Alat yang kalian butuhkan adalah :

  • Pengaduk
  • Wadah
  • Alas untuk membuat (dan memainkan) Moon Sand

Bahan yang dibutuhkan :

  • Tepung Terigu
  • Baby Oil
  • Pewarna (kalau mau warna-warni)

Cara membuatnya :

  • Taruh tepung terigu secukupnya di wadah yang telah disiapkan. Banyaknya tepung terigu tergantung kalian mau membuat Moon Sand ini seberapa banyak.

FullSizeRender.jpg

  • Kalau kalian memakai pewarna, bisa kalian campurkan sekarang.
  • Beri baby oil sedikit demi sedikit sampai pada tekstur yang diinginkan.

FullSizeRender.jpg

  • Uleni sambil mainkan Moon Sand yang hampir jadi pada alas yang sudah disediakan.

FullSizeRender.jpg

Dan… Moon Sand kalian sudah jadi!!

IMG_1186.JPG

Aku tadi membuat dalam tiga warna. Catatan dari aku adalah kalau kalian memberikan pewarna pada tepung terigu sebelum diberi Baby Oil, jangan kaget kalau warnanya tidak begitu terlihat. Warnanya akan benar-benar terlihat saat kalian sudah memberikan baby oil-nya.

Kalau kalian lihat dari gambar di atas, aku menaruh Moon Sand-nya pada sebuah gelas kecil agar bisa menjadi room decor yang lucu. Tapi kalau kalian akan sering memainkan Moon Sandnya, lebih baik kalian menempatkannya pada wadah yang lebih lebar dan dipisah tiap warnanya.

Itulah DIY untuk hari ini! Tunggu postingan blogku selanjutnya karena akan berhubungan dengan kucing-kucing yang imut! Daaa…

Make Our Small House More Instagramable

Heyyooooo!!! Kalian ada yang punya instagram nggak?? Kalau punya kasih tahu aku namanya yaa…

Ngomong-ngomong tentang instagram, aku dan teman-temanku juga belakangan cukup aktif menggunakannya. Nah salah satu efeknya, aku jadi pengen bikin rumahku yang kecil ini lebih instagramable gitu. Untuk kalian yang nggak tahu apa itu instagramable, well, itu adalah semacam sebutan untuk suatu keadaan atau kondisi yang cocok untuk diunggah di Instagram. Setidaknya penjelasan itu menurutku sih. Dan kondisi yang kumaksudkan itu bisa terkait dengan makanan, suasana rumah, dll yang bisa menarik untuk difoto atau dijadikan latar foto. Meskipun hanya satu bagian dinding dari rumah atau bangunan tertentu.

FullSizeRender 3.jpg

Baca lebih lanjut

DIY : Slime!!!

Haiii!!! Beberapa hari ini, aku sedang ketagihan bermain slime. Dan karena beberapa teman memintaku untuk membuat DIY Slime, maka kulakukan saja. Awalnya aku bikin 1 untukku sendiri. Namun ternyata mamski ikut suka slime lalu minta dibikinkan, hihihi… Jadinya aku bikinkan warna ungu sesuai permintaan mamski.

Bahan-bahan yang kalian butuhkan :

  1. Lem putih (merek apa saja)
  2. Lem bening (merek apa saja)
  3. GOM (bisa kalian dapatkan di apotek terdekat)
  4. Pewarna (tidak wajib)
  5. Cairan deterjen (tidak wajib, kalau kalian pakai campurkan 1 bagian deterjen dan 3 bagian air)
  6. Air (secukupnya)

Alat-alat yang dibutuhkan :

  1. Pengaduk
  2. Tempat untuk mengaduk
  3. Wadah kedap udara (untuk menyimpan slime saat sudah jadi)
  4. Penakar (seperti sendok plastik, dsb)

fullsizerender-6

Cara membuat :

  1. Pertama campur 4 sendok makan lem putih dan 4 1/2 sendok makan lem bening. Campur hingga merata
  2. Tambahkan air secukupnya (sekitar 1 sendok makan)
  3. Kalau kalian pakai cairan deterjen, tambahkan sedikit saja agar slime lebih padat
  4. Tambahkan pewarna kalau mau. Aku menggunakan pewarna akrilik, tapi kalian juga bisa pakai pewarna makanan atau pewarna lainnya.
  5. Dan terakhir tambahkan GOM sedikit demi sedikit, karena kalau menambahkan GOM-nya tidak sedikit dulu kemungkinan slime akan keras.

fullsizerender-3

SLIME KALIAN SUDAH JADI!!!

fullsizerender

Slime di atas sebenarnya berwarna ungu kemerahmudaan dan ungu biasa

Untuk slime yang ini, aku kurang tahu ini slime jenis apa. Awalnya aku ingin membuat Tofu Slime yang teksturnya agak seperti Barrel O Slime dan agak seperti slime biasa. Namun karena aku menambahkan sedikit air, jadinya seperti slime biasa deh.

Untuk selanjutnya mungkin aku akan membuat DIY Slime lagi namun dengan jenis slime yang berbeda.

Selamat mencoba ya!!

DIY : Wadah Kecil Serbaguna

Halo lagi semuanya… Hari ini, aku kembali lagi dengan kegiatan ‘DIY’ yang bisa dilakukan untuk mengisi liburan. Nah, untuk kali ini, aku membuat wadah kecil serbaguna dari bahan kardus bekas. Kalian bisa mengisinya dengan apa saja. Selain membuat kamar rapi, wadah kecil ini juga bisa menjadi room decor. Kalau wadah kecilku, masih belum kuisi karena aku masih belum tahu akan diisi dengan apa. Tapi kelihatannya, wadah kecil berbentuk rumah ini akan kuisi dengan jepit rambut atau karet rambutku.


Bahan dan alat yang diperlukan :

  • Kardus bekas
  • Kertas HVS
  • Kertas kado atau kertas lainnya untuk melapisi sisi luarnya
  • Lem atau perekat lainnya
  • Gunting

Cara membuatnya adalah :

  • Gambar pola bagian depan, samping, lantai atap rumah dan sekat rumah di kertas HVS. Dan untuk pola, karena bagian depan-belakang atau kedua sisi atap rumahnya sama, pola hanya perlu digambar satu kali.  Kecuali untuk sekat dalam rumah dan lantai, kita hanya memerlukan satu sekat yang lebarnya sesuai dengan lebar samping rumah. Sementara tingginya sesuai tinggi depan atau belakang rumah.
  • Gunting pola tersebut.
  • Salin semua pola pada kardus bekas. 
  • Lapisi semua kardus bekas dengan kertas pelapis rumah.
  • Mulailah menyusun seluruh bagian rumah kecuali atap. Karena atapnya mau kubuat agar bisa membuka dan menutup.
  • Untuk atap, karena tidak punya pilihan lain, kuselotip ujungnya dari dalam ke bagian sekat rumah untuk membuatnya bisa membuka dan menutup.
  • Terakhir, kalian bisa menghiasnya dengan renda atau yang lain. Tapi karena kertas kadoku sudah bermotif, aku tidak menggunakan hiasan agar tidak terlihat terlalu ramai.


Sekarang wadah kecil serbaguna ini telah selesai! Karena aku baru pertama kali membuat, wadah kecilku memang masih kurang rapi. Tapi kalau menurutku tidak apa-apa, karena mungkin nanti bisa diulang kembali dengan hasil yang insya Allah lebih baik. 

Dan itulah kreasiku untuk hari ini. Semoga tulisan ini bermanfaat yaa.. Bye-bye… 😊

DIY : Membuat Papan Tulis Kecil

Haaii….. Hari ini kalian melakukan apa? Kalau kalian tidak melakukan apa-apa pada liburan ini, aku punya kegiatan yang selain mengisi liburan yang cukup panjang, juga untuk room decor (dekorasi ruangan). Kegiatan itu adalaah.. Membuat papan tulis kecil… 😁

Ide ini kudapat dari sahabat penaku ; Alifa di Depok. Dia mengirimkan surat ke aku yang berisi cara-cara menbuat gantungan nama kamar. Dan akhirnya, kumodifikasi dengan tambahan papan tulis. Jadi untuk kalian yang cepat bosan akan sesuatu hal, tidak perlu khawatir karena tulisannya bisa diganti dengan cepat.


Bahan dan alat yang kalian butuhkan adalah..

Bahan-bahan :

  • Stik Es Krim (aku memakai stik yang berwarna)
  • 2 lembar plastik mika
  • Kertas HVS 
  • Pita atau tali
  • Stiker atau penghias lainnya

Alat-alat :

  • Gunting
  • Selotip
  • Lem
  • Pelubang kertas

Cara membuat : 

  • Jika kalian menggunakan plastik mika yang sudah lama tidak terpakai, bersihkan dulu plastiknya dengan tissue yang dibasahi dengan air. Ini seperti yang kulakukan karena aku memanfaatkan mika bekas. Langkah ini bisa kalian lewati jika plastik mika kalian telah bersih.
  • Tata stik-nya, sehingga membentuk bentuk yang kalian inginkan. Tapi kalau kataku, yang mudah saja ya.. Aku membuat bentuk persegi seperti pigura.
  • Rekatkan stik yang telah ditata dengan lem.
  • Ukur kertas HVS dan kedua plastik mika sesuai dengan ukuran stik yang telah dibentuk menjadi frame.
  • Setelah diukur, potong dan selotip ketiga bahan tersebut dengan urutan plastik mika di atas dan bawah kertas yang ada di tengah plastik itu : (dari bawah) plastik mika, kertas, plastik mika. Ini yang akan menjadi papan tulisnya.
  • Lubangi dua sudut papan tulis untuk tempat pita penggantung.
  • Tempel papan tulis di bagian belakang frame dari stik
  • Masukkan dan talikan kedua ujung pita untuk menjadi penggantungnya
  • Hias sesuka hatimu..

Dan papan tulisnya sudah jadi…!!! Untuk spidol papannya, jangan gunakan board marker. Namun gunakan spidol warna permanen. Walaupun terdengar aneh, entah kenapa kalau menggunakan board marker, memang warnanya lebih jelas, tapi susah untuk dihapus kalau dicoretkan di atas mika. Harus ditekan agak keras penghapusnya agar bisa bersih. Namun kalau memakai spidol kecil permanen, memang warnanya tipis, tapi akan mudah untuk dihapus.


Sekian dulu DIY-ku hari ini yaa.. Semoga bisa membuat liburan kalian lebih menyenangkan.. Oya, kreasi ini sebenarnya bisa untuk hal kain selain papan tulis. Misalnya tempat menempelkan sticky note untk pengingat sesuatu yang harus kalian lakukan. Byee… 😊

DIY : Notebook Decoration

Halo teman-teman.. :> Di posting blog ku kali ini, lagi-lagi aku menulis topik DIY lagi. Untuk DIY ini, aku membuat notebook decoration. Hari Minggu ini aku sudah menghias 2 notebook dengan kreasi yang berbeda. Semoga kalian tidak bosan dengan tulisanku yang DIY terus ya.. ;D

FullSizeRender copy

Bahan dan alat yang kalian butuhkan adalah :

  • Notebook yang akan diubah covernya
  • Cat (Kalian bisa menggunakan jenis cat apa saja. Aku menggunakan cat air dan cat akrilik)
  • Spidol warna
  • Kuas (Aku menggunakan sponge brush yang kubuat sendiri dari sponge yang sudah tidak terpakai)

Cara membuatnya adalah :

  • Ambil notebook yang ingin kalian hias. Lalu kalau kalian mau benar-benar mengubah cover dari notebook yang kalian gunakan, cat sesuai warna yang kalian inginkan. Di notebook pertama, aku menghias notebook dengan ombre effect (gradasi). Dan di notebook kedua aku membuat bentuk hati yang pinggirnya diwarna dengan kuas yang digoreskan dengan arah ke luar hati. Namun kalian bisa membuat notebook decoration kalian sendiri dengan pola suka-suka dan sekreatif mungkin
  • Untuk membuat notebook-nya semakin bagus, aku memberi hiasan tulisan di notebook itu dengan spidol warna.
Processed with MOLDIV

Processed with MOLDIV

Oh, iya teman-teman, kalau kalian mau mencobanya, jangan lupa untuk memberi lapisan di lantai kalian sebelum mewarnai agar cat-nya tidak terkena lantai. Hari ini tadi aku mengginakan koran bekas. Sekarang, notebooknya sudah berubah cover, berbeda dari sebelumnya dan tidak membosankan. Horeee! Sampai jumpa..

DIY : Membuat Hiasan untuk Kamar

Hai semuaa.. Di hari Minggu ini, kalian pergi kemana aja? Kalau aku tidak kemana-mana. Tapi selama di rumah aku merapikan kamarku dan membuat pohon mini untuk room decor di kamarku. Room decor ini menurutku cukup mudah dan kebanyakan bahannya merupakan bahan bekas sehingga kalian tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membuatnya. Bahkan mungkin sekarang kalian sudah mempunyai semua bahan yang diperlukan.

Jadi, ini bahan dan alat yang kalian butuhkan :

  • Botol kaca bekas minuman atau kecap
  • Ranting yang tidak terpakai
  • Benang atau stiker untuk menghias botol
  • Kertas origami
  • Selotip
  • Lem kertas
  • Gunting

Cara membuatnya adalah :

  • Ambil botol yang kalian gunakan lalu hias dengan benang, stiker, atau benda apapun yang kalian gunakan untuk menghias botol. Kalau aku menggunakan benang warna-warni dan stiker.
  • Masukkan ranting ke dalam botol. Aku menggunakan ranting pohon pucuk merahku yang sekarang sudah kering dan mati.
  • Kemudian buatlah banyak bunga dan daun dari kertas origami. Cara membuatnya kalian bisa lihat  melalui gambar di bawah ini.

Processed with MOLDIV

  • Setelah itu, tancapkan bunga dan daun ke ranting tersebut.
  • Dan SELESAAI……

IMG_1921

Setelah aku membuat pohon miniku, aku menaruhnya di atas rak bukuku. Dan karena pohon miniku telah jadi. Rasanya kurang lengkap kalau aku belum merapikan kamarku yang jujur saja.. Berantakan bangeet….

Aku mulai merapikan kamarku mulai dari rak bukuku yang terkecil yang juga kugunakan untuk tempat rias. Baru setelah itu meja belajarku.

FullSizeRender

Aku sangat senang dengan hasil room decor yang kubuat. Dan kalau kalian mau aku membuat tulisan DIY room decor lebih banyak lagi, katakan di komentar di bawah ini ya.. Dadaah….