Bercocok tanam

Hari ini, aku, nenekku, dan bapakku bercocok tanam di depan rumah. Kami berbagi tugas, ada yang menanam tanaman, ada juga yang menambah pupuk ke tanaman. Aku langsung mengambil pupuk yang ada di dekatku dengan cetok, dan menaburkannya ke tanaman-tanaman. Pertama aku menaburkan pupuk ke bunga melatiku, lalu aku menaburkan pupuk itu ke daun andong dan daun sri rejeki, lalu aku menaburkan pupuk di tanaman puring.

Setelah menaburkan pupuk, aku cuci tangan. Lalu aku diceritakan oleh bapakku kalau di pupuk yang aku taburi itu ada kotoran kambingnya, aku langsung bilang, “hiiii.” Aku bilang begitu karena aku jijik. Bapakku bertanya lagi,” kitakan makan 3 kali sehari, kalau tanaman makan berapa kali?.” Aku menjawab, “nggak tahu.” Bapakku bilang lagi, “tanaman itu makannya 3 bulan sekali, makanya mau nggak jadi tanaman?.” Aku menjawab, “enggak dong pap.” Mamaku bilang, “iya makanan itu nggak rakus, tuh, kayak kamu.” Aku bilang, ” enak aja, aku kok di bilang rakus.” Sebenarnya memang betul kalau aku rakus, tapi aku tadi bilang nggak rakus soalnya malu kalau dibilang rakus. Hehehe…..:D

Aku suka berkebun karena:
1. Membuat tanaman menjadi subur
2. Kalau tanamannya subur membuat rumah nyaman dan hijau

20121223-095303.jpg

20121223-095336.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s