Cerita dari Buku Peter Nimble

Kemarin, aku baru saja selelsai membaca buku yang berjudul Peter Nimble and His Fantastic Eyes. Ceritanya tentang anak yang buta bernama Peter Nimble. Dia buta karena matanya dipatuk burung gagak  saat Peter kecil di sebuah kapal. Peter ini kerjanya setiap hari sejak kecil mencuriii saja. Karena ia tidak mempunyai orangtua yang bisa membelikannya ini itu. Sampai akhirnya ia ditemukan Mr. Seamus yang jahat untuk diadopsi. Selama diadopsi Mr. Seamus, Peter disuruh mencuri harta benda orang lain sampai kantong yang selalu dibawanya ketika mencuri penuh. Jika tidak penuh, ia akan dihukum Mr. Seamus. 

Sampai pada suatu hari, ia mendengar ada Kuda yang dicelakai oleh geng yang paling nakal di tempat tinggal Peter. Namanya geng lempar pisau. Ia akhirnya berusaha menyelamatkan Kuda itu dengan cara menaklukkan gang lempar pisau. Untungnya, Peter berhasil menaklukkannya dan menyelamatkan Kuda itu. Sebagai ucapan terima kasih, Kuda itu memberikan sebuah peti dari gerobak pedagang keliling misterius yang isinya berupa mata emas, mata hitam onyx dan mata hijau zamrud.

Peter akhirnya mencoba mata emas. Tiba-tiba, ia terapung di danau yang namanya Danau Galau. Peter sudah tidak berada di dermaga tempat tinggalnya lagi! Tapi dia di sebuah pulau yang sangaaat tersembunyi.

Di sana, ia bertemu dengan Sir Tode. Sir Tode sebenarnya adalah ksatria. Tapi karena membuat marah seorang penyihir, akhirnya Sir Tode dikutuk menjadi campuran kuda dan kucing. Selain bertemu Sir Tode, Peter juga bertemu Profesor Cake yang membuatkannya mata dan pedagang kelilig misterius yang ternyata bernama Mr. Pound.

Profesor Cake membuatkan mata khusus itu untuk Peter Nimble. Profesor tahu Peter Nimble karena dia mempunyai pigura dan foto di dalamnya untuk bisa melihat semua orang yang ada di dunia. Profesor Cake berkata kalau Peter Nimble adalah anak yang paling baik. Walaupun suka mencuri, sebenarnya Peter mencuri hanya karena dipaksa. Bukan karena kemauannya sendiri.

Misi Peter sekarang adalah menyelamatkan Kerajaan yang hilang. Sir Tode akan menjadi pengawalnya untuk perjalanan nanti. Mereka berlayar menggunakan kapal kecil. Di tengah perjalanan, mereka bertemu Frederick si hiu yang ingin meminta tolong kepada mereka untuk melepaskan kail yang ada di tubuhnya. Katanya, kalau Peter dan Sir Tode ingin meminta tolong, mereka tinggal bertanya kepada makhluk laut. Nanti frederick akan datang.

Sampai akhirnya, mereka tiba ke Gurun Ganjaran. Gurun Ganjaran adalah tempat begi para pencuri. penjaganya bernama Perwira Trolley. Mereka disana berjalan terus ke arah Timur dan menemukan kolam yang disebelahnya ada batu seperti ceret. Akhirnya mereka minum di situ karena di Gurun Ganjaran tak ada air kecuali kolam itu. Ternyata, di Gurun Ganjaran ada gagak di siang hari. Akhirnya Peter dan Sir Tode harus menahan napas sampai gagak-gagak itu tidak ada.

Karena gagak-gagak itu seperti mengganggu Peter dan Sir Tode, maka Peter, Sir Tode dan para tawanan di Gurun Ganjaran perang melawan burung gagak. Saat perang, Peter melepaskan mata emasnya. Saat keadaan bahaya dia kembali memakai matanya. Terutama saat Peter dan Sir Tode terjatuh ke dalam jurang. 

Di dalam jurang, Peter ditemukan oleh Mrs. Molasses disebuah Kerajaan. Peter menyangka kalau Kerajaan itu adalah Kerajaan yang hilang. Sayangnya ketika malam hari Peter ditangkap oleh kera raksasa dan mengurungnya di bawah tanah. Di bawah tanah ia bertemu dengan Putri Peg, Trouble, Scrape, dan yang lainnya yangp namanya aku lupa. Disana ia diceritakan kalau sebenarnya raja di Kerajaan ini bukanlah Raja yang asli. Raja yang asli sebernarnya adalah Raja Hazelgood. Tapi ia dibunuh kakaknya yang jahat. Akhirnya Incarnadine (kakak Hazelgood) bisa menjadi Raja. Hazelgood mempunyai 2 anak yang satu bernama Putri Peg yang satu lagi belu diberi nama karena Incarnadine sudah menyerang Kerajaan.

Selama yang menjadi Raja adalah Incarnadine, semua anak ditahan. Jadi tidak ada anak sama sekali di Kerajaan itu. Bahkan Raja Incarnadine membuat para orangtua melupakan anaknya. Untungnya Peter berhasil menemukan ibu dari salah satu anak yang ditahan. Ibu itu bernama Mrs. Molasses yang menolong Peter sebelumnya! Nama asli Mrs. Molasses adalah Lillian. Lillian adalah ibu dari Trouble yang bernama asli Timothy.

Mereka semua karena membenci Raja Incarnadine, akhirnya menyerang Raja Incarnadine. Ada satu gagak di kurungan bawah tanah itu. Gagak itu memanggil teman-temannya yang ada di Gurun Ganjaran. Sebelumnya, diketahui kalau sebenarnya Peter adalah anak Hazelgood yang belum diberi nama. Karena anak Hazelgood yang belum diberi nama hilang entah kemana. Peter mempunyai mata hijau Zamrud dari Profesor Cake. Dan anak Hazelgood yang berlum diberi nama juga mempunyai mata hijau Zamrud. Jadi, mungkin Peter adalah anak Hazelgood.

Saat perang, Peter naik tangga yang berujung seperti panggung. Disana ia dengan Raja Incarnadine perang berdua. Dan akhirnya Raja Incarnadine berhasil dijatuhkan. Setelah Raja Incarnadine mati karena terjatuh, semua orangtua panik karena kata Incarnadine anak-anak itu seperti monster, padahal tidak. Putri Peg berpidato kalau sebenarnya Incarnadine adalah raja yang palsu. Raja yang sebenarnya adalah Hazelgood. Dan pewaris takhtanya adalah Putri Peg dan Peter.

Peter masih mempunyai 1 pasang mata lagi untuk dicoba. Yaitu mata hijau Zamrud. Saat Peter mencobanya. Ternyata mata hijau Zamrud adalah matanya sendiri. Mata itu membuatnya tidak buta kagi! Akhirnya, Putri Peg dan Peter menjadi Raja dan Ratu di Hazelport (nama kerajaan yang hilang sebelumnya).

Aku suka buku ini karena ceritanya seru. Seru karena bisa membuatku juga ikut dalam cerita itu 🙂