Yogyakarta #1 ~ Berangkaat..!!!

Hi guyss!!! Jadii, minggu lalu hari Jumat tanggal 25 aku dan mamski pergi ke Yogyakarta loh! Kami pergi ke sana karena mamski mengisi seminar di Fakultas Psikologi, UGM di hari Sabtu-nya. Namun kami tidak hanya berdua. Sebab, papski sampai di Yogyakarta malam harinya dari Jakarta.

Ke Yogya, kami berdua menaiki kereta api Argo Wilis dari stasiun Gubeng sekitar jam 7 pagi. Perjalanannya sekitar 4,5 jam. Selama perjalanan, aku membaca buku, tidur dan menonton Charlie and the Chocolate Factory yang sedang tayang saat itu di TV (TV kereta api tentunya).

Tak terasa, kamipun sampai di stasiun Yogya. Di sana kami menunggu tante Tyas (relawan Suara Anak Yogya) yang akan menjemput dan mengajak kami jalan-jalan di hari pertama. Begitu tante Tyas datang, kami segera naik mobilnya dan menuju hotel Ibis Style untuk check-in, menaruh barang-barang di kamar hotel dan shalat. Baru setelah itu kami jalan-jalan.

Awalnya, kami menuju Museum Vulkanik Merapi. Tapi karena lapar, kami mampir sebentar untuk makan di Waroeng Steak. Ini makanan kesukaan mamski waktu jaman kuliah dulu katanya. Tetapi karena anak kos yang uang sakunya super terbatas, mamski bilang hanya bisa makan steak ini kalau lagi ada lebihan uang saja. Selesai makan kami melanjutkan perjalanan ke museum. Dan selama perjalanan itu macet dan hujan. Haduuuh… Sampai sanapun kami juga harus jalan dari parkiran ke depan museum dengan menembus hujan yang lebat banget. Sampai-sampai sepatuku dan mamski basah kuyup.

Dan menyedihkannya… Begitu melewati macet, hujan, sampai sepatu basah, museumnya sudah tutup. Kami mengira museumnya belum tutup karena pagarnya masih buka dan masih ada beberapa orang di sana.

Dengan perasaan kecewa kami kembali menerjang hujan dan kemacetan menuju ke arah kota. Untuk tujuan selanjutnya, kami memutuskan pergi ke Upside Down World Yogya. Jadi kami membuka aplikasi peta dan pergi ke sana.

fullsizerender-6

Alhamdulillah, walaupun perjalanan ke sana agak macet, setidaknya tempatnya masih buka. Namun yaa, kami harus menunggu antrian untuk masuk ke dalam Upside Down World-nya.

Begitu masuk, rasanya itu agak aneh-lucu gitu. Sebab sesuai namanya, semua benda di sana terbalik. Di dalamnya ada banyak ruangan-ruangan seperti di rumah asli. Seperti dapur, kamar mandi, ruang bayi, dan lain-lain.

fullsizerender-5

Kalau mau berfoto di sana, kalian juga harus mengantri foto dengan pengunjung lain. Tapi enaknya, ada petugas-petugas yang bisa membantu kalian menentukan gaya untuk berfoto di sana dan bahkan membantu memotretkan.

FullSizeRender 4.jpg

Setelah puas berfoto di Upside Down World, hari sudah makin gelap. Jadi tante Tyas menurunkan kami di Malioboro karena aku mau membelikan oleh-oleh untuk beberapa teman sekolah dan mamski perlu membeli sepatu untuk pergi ke seminar esok harinya. Mamski tidak mau menyebarkan bau-bau aneh yang menyengat kalau tetap memakai sepatu yang habis basah kuyup kena hujan, hihihi.

Di Malioboro kami juga sekalian makan malam dulu baru kembali ke hotel naik becak (soalnya hotel yang aku dan mamski tempati itu ada di belakang Malioboro).

Sudah dulu, nantikan cerita hari keduanya yaa. Byee….

One thought on “Yogyakarta #1 ~ Berangkaat..!!!

  1. Ping balik: Perkebunan Kopi Karanganyar Blitar | Blog Ayunda Damai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s