Categories
Featured on

Di Dalam Diri

As featured in @kolomremaja on December 3rd, 2022.

Di dalam diri, anak kecil itu masih bernyawa. Ikut melanglang buana, mengelilingi dunia, dan memuaskan angannya. Sesekali ia memekik kesenangan atau pula tersedu sedan. Atau merasa asing dan seorang diri melihat semuanya sudah berganti.

Anak kecil itu lahir dari ketidakpastian dan tumbuh dengan segala yang familiar. Satu-satunya hal yang ia hendaki hanyalah untuk pulang. Kembali ke dekapan ayah dan ibunya. Kembali ke rangkulan rumah mungilnya. Tapi apa daya, kesempatan untuk pulang telah sirna oleh waktu. Digantikan dengan kesempatan untuk pergi dan tidak kembali.

Maka anak kecil itu semakin takut dan ragu. Ia terus merengek dan memohon. Dalam pintanya, ia bertanya, kapan pulang? Tapi tidak ada yang mampu menjawab. Hingga tangisnya memelan dan hilang. Hingga ia hanya bisa termangu dan terdiam. 

Namun luka-lukanya menyayat semakin dalam.

Maka gapailah anak kecil itu dan peluk ia erat-erat. Tidak ada yang abadi, termasuk luka-luka yang ia hadapi. Dan ketika badai telah usai, ia akan kembali riang menikmati pelangi yang hadir. Dan luka-lukanya, semoga, perlahan pulih dan tidak akan pedih lagi.

Dan anak kecil itu akan terus mengiringi langkah kaki ini.

By Ayunda Damai

A high school student that loves her family, friends, books, and piano <3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s