Libur Lebaran (3) : Belajar Membatik di Pamekasan

Ini cerita liburanku waktu di Pamekasan…

Aku pergi ke Pamekasan hari Sabtu pagi. Disana aku berkumul dengan beberapa sepupuku yang lain, salah satunya bernama mbak Fafa. Mbak Fafa juga punya blog. Nama blog-nya: http://www.farzanaizza.wordpress.com. Oh, iya. Di Pamekasan aku melakukan hal yang baru kucoba dan hal yang menyenangkan, yaitu membatik.

Hari pertama di Pamekasan, malamnya aku, mbak Fafa, dan lainnya di ajak ibunya mbak Fafa atau yang biasa kupanggil Bulik Ria ke Monumen Arek Lancor. Disana aku bermain kereta warna-warni dan menjaring ikan. Setelah pulang dari Arek Lancor, aku, mbak Fafa, dan lain-lain diajak beli es krim. Hmm… Enak es krimnya. Hihihi….. :D. Setelah pulang beli es krim, aku shalat, makan es krim, lalu tidur deh…

Saat aku terbangun, ternyata masih jam 4. Jadinya aku tiduran lagi sampai jam 5 baru aku wudhu dan shalat shubuh. Setelah cukup terang, aku dan mbak Fafa pergi ke sawah sebelah rumah mbak Fafa. Setelah puas ke sawah, aku duduk di teras dan melihat Bulik Ria sedang membuat batik. Karena di perbolehkan, aku dan mbak Fafa ikut membatik juga. 

photo 1 (1)Pertama-tema aku dan mbak Fafa menggambar pola gambar batiknya dulu. Setelah menggambar pola, aku dan mbak Fafa mencanting. Mencanting itu memberi malam pada pola gambar batik. Setelah mencanting, adalah waktunya untuk mewarnai. Untuk mewarnainya, aku memakai kain batik yang lain, karena batikku yang selesai dicanting harus dikeringkan  dahulu. Tetapi hasil cantinganku belum kering, jadi aku memakai kain batik yang lain lagi. Aku mewarnai dengan warna alam. Kalau warna alam, mewarnainya harus berulang-ulang sampai 3 kali. Kalau warna kimia cukup 1 kali saja. Karena kalau warna alam warnanya tidak cerah, jadi harus diulang beberapa kali. Setelah diwarnai, pewarna yang berwarna kuning harus diberi air kapur dahulu agar warnanya tertempel.

photo 3 (1)Setelah mewarnai dan memberi air kapur selama 3 kali, saatnya untuk memberi malam ke warnanya. Tapi sayangnya aku tak tahu agar apa kok warnanya diberi malam. Hehehe…. Maap ya.. 🙂 Setelah warnanya diberi malam, tinggal di keringkan dan diberi warna dasar batik. Pewarnaannya harus sampai 5 kali! Tapi aku mewarnainya cuma 1 kali saja. Hehehe….. 
photo 2 (1)Belajar membatik itu asyik! 😀

2 thoughts on “Libur Lebaran (3) : Belajar Membatik di Pamekasan

  1. Diberi malam biar gelap ‘kali, Mai …. hehehe …. Kalau setahuku, diberi malam supaya warnanya tidak melebar ke bagian lain. Juga, supaya warna yang sudah Damai buat tidak tercampur dengan warna lain pada proses pewarnaan selanjutnya. Ah, liburan yang menyenangkan, ya! 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s