Semifinal KMNR di Surabaya

Hari ini, aku mengikuti Semifinal KMNR (Kompetisi Matematika Nalaria Realistik) di SD Al-Hikmah Surabaya yang ada di Jl. Kebonsari Elveka 5 Surabaya. Aku lolos ke babak semifinal ini setelah mengikuti penyisihan beberapa waktu yang lalu. Awalnya, yang ikut semifinal disuruh kumpul di halaman sekolah. Karena memang berangkatnya rombongan. Yang ikut rombongan ada aku, Zahra, Alifia, Yasmin, Fika, Asifena, Artanto, Mada, Nanda, Rifki dan Firas (kelas 1). Saat semua sampai, aku dan yang lainnya segera masuk ke mobil dan berangkat. Di mobil, kami sempat bercanda dan bermain tebak-tebakan yang aneh-aneh. Oh ya, ada guru yang menjaga kami saat ke SD Al-Hikmah Surabaya. Namanya Bu Rahayu.

Waktu sampai di SD Al-Hikmah kami berkumpul di gedung Selatan. Dan diumumkan kalau aku satu ruangan dengan Zahra, Afisena dan Artanto. Kami ada di ruang 2D yang ada di lantai 2. Dan karena aku tidak bersama orang tua, aku bersama mamanya Zahra. Kata mamski, aku tidak diantar agar bisa mandiri. Apalagi sudah ada bu guru. Tapi ternyata, teman-temanku banyak yang diantar orangtuanya ๐Ÿ™‚

Di ruangan, kami dibagikan nomor peserta, sertifikat dan LJK (Lembar Jawaban Komputer). Saat semuanya datang, baru dibagikan lebaran soalnya. Kalau menurutku soalnya ada yang susah dan yang mudah. Soal yang susah itu yang nomor 24 dan 17. Yang lainnya menurutku lumayan gampang.

Selesai mengerjakan soal, aku kebelet pipis karena ruangannya yang dingin. Untung saat itu waktunya tinggal 10 menit lagi, jadi aku tidak terlalu lama menunggu. Saat waktunya habis, LJK-nya kukumpulkan dan keluar ruangan. Di luar mamanya Zahra sudah menunggu, dan aku bilang kalau aku ingin ke toilet. Jadi, Zahra yang sebelumnya ke toilet mengantarkanku ke toilet.

Setelah itu, kami turun dan berkumpul di tempat berkumpul sebelumnya. Sayangnya, aku dan Zahra harus berpisah karena Zahra harus ke rumah neneknya yang tidak jauh dari SD Al-Hikmah. Semuanya pulang bersama orang tuanya, kecuali aku, Fika dan Artanto.

Sebelum berangkat pulang aku, Fika, Artanto dan Bu Rahayu shalat di musholla-nya SD Al-Hikmah. Lalu mau cari makan di kantinnya. Tapi karena tidak ada makanan yang kami mau, akhirnya kami kembali ke sekolah sambil lihat kanan-kiri untuk mencari makanan. Di dekat gang sekolah ternyata ada KFC, jadi kami dibelikan KFC oleh Bu Rahayu. Sampai di sekolah, mamski sudah menunggu di gazebo. Sementara Fika dan Artanto masih harus menunggu orang tua mereka masing-masing. 

Rasanya seruuu sekali mengikuti semifinal KMNR. Karena aku bisa lebih mandiri dan mendapat pengalaman pergi ke Surabaya tanpa mamski ๐Ÿ˜€ Di rumah aku juga bilang sama mamski dan papski, “Kutebak mamski dan papski juga dapat pengalaman baru. Pengalaman hari Minggu di rumah tanpa aku.” ๐Ÿ˜€