Liburan Puasa Di Rumah Nenek

Ini salah satu cerita liburanku, 3 hari di rumah nenek. Waktu hari Jum’at yang lalu, setelah berbuka puasa aku, mamski dan papski pergi ke rumah nenek yang ada di Blitar. Aku berangkat malam karena takut terkena macet. Di mobil mungkin karena kekenyangan, aku tiduuuur terus. Waktu bangun, eh ternyata sudah sampai di rumah nenek 🙂

Aku sampai di rumah nenek sekitar jam 11.00 WIB. Itu jam 11 malam lho ya, bukan jam 11 pagi. Karena perjalanan dari rumahku yang di Sidoarjo sampai rumah nenek itu 4 jam. Disana aku bangun sebentar dulu baru karena disuruh, aku tidur lagi. Memang kalau aku itu kadang kalau tidak mengantuk harus disuruh dulu baru mau tidur. Hehehehe…. 😀

*Hari Pertama*

Besoknya, aku bangun jam 03.00 untuk sahur. Pagi itu sahurnya kalau tidak salah aku pakai ayam goreng. Aku selesai sahur jam 4 lalu shalat Shubuh. Setelah itu aku menunggu di kamar sampai jam 6 baru aku keluar lagi. Diluar kamar aku bertemu Ilham yang lumayan imut. Berkurang imutnya soalnya waktu aku disana cukup sering dicakari dengan kukunya yang panjang-panjang. Selain itu aku juga bertemu adiknya Ilham yang namanya Sena. Menurutku Sena itu lucu karena pipinya yang sedikit tembam. Awalnya memang Sena masih agak takut kalau bersama aku. Tapi lama-lama takutnya hilang sendiri.

Setelah bermain sebentar dengan Sena, aku bermain Ipad bersama mbak Risma. Baru siangnya aku, mbak Risma, mamski dan papski pergi ke Apollo. Apollo itu toko pakaian yang cukup besar di Kota Blitar. Sebenarnya aku mau mengajak Ilham untuk ikut ke Apollo. Tapi karena ada papski yang biasanya dipanggil Ilham Om Budi, kata Ilham dia malu sama takut. Padahal sebenarnya juga tidak apa-apa lho kalau sama papski.

Kembali tentang Apollo, saat kami berangkat ke sana, kami sedikit lupa jalannya, untung akhirnya juga sampai. Di Apollo, aku membeli celana legging karena legging punyaku di rumah sudah banyak yang berlubang. Setelah membeli legging, aku, mbak Risma dan papski pergi ke lantai 2 yang isinya permainan. Kata mbak Risma dulu di lantai 2 itu ada toko buku dan tempat makannya. Tapi sekarang sudah diganti dengan permainan-permainan. Pertama, aku dan mbak Risma beli koin dulu. Baru setelah itu mulai bermain. Aku dan mbak Risma mencari permainan yang mendapatkan tiket, jadi bisa ditukar hadiah kalau tiket-tiketnya sudah terkumpul.

Selesai bermain, ternyata kami berhasil mengumpulkan 160 tiket. Akhirnya, kami memutuskan mengambil hadiah pulpen (untukku) dan isi pensil warna-warni (untuk mbak Risma), karena memang hadiahnya bisa memilih sendiri dan tiketnya cukup untuk dapat kedua hadiah itu 🙂

Karena waktu pulang sudah mau buka puasa, kami berempat beli es mini dan es durian yang sama-sama ada di Blitar. Sampai rumah nenek, aku tinggal menunggu beberapa menit lalu berbuka puasa. Aku berbuka puasa dengan mie rebus yang enak buatan bude Raras (ibunya mbak Risma, Ilham dan Sena) dan es yang dibeli tadi. Tapi sayangnya tidak semuanya habis, karena kebanyakan.

*Hari Kedua*

Saat keluar dari kamar jam 6 mamski bilang sekitar siang atau sore, aku, mamski, papski, mbak Risma, kakung dan nenek akan pergi ke rumahnya Mas Dimas dan Mbak Irma yang baru pulang dari Probolinggo. Saat sampai sana kukira mbak Irma dan Mas Dimas sudah sampai, ternyata mas Dimas dan mbak Irma masih di kereta. Akhirnya kami hanya melihat-lihat rumah mas Dimas yang sedikit diperbesar.

Setelah melihat-lihat rumah Mas Dimas, kami pergi ke pasar Ramadhan. Tapi sebelumnya kami mengantar nenek pulang dulu, karena nenek mau menyiapkan masakan untuk berbuka puasa. Di Pasar Ramadhan kami membeli udang, ketan bubuk, dan lumpia untuk tambahan buka. Sampai rumah, sama dengan kemarin hanya menunggu beberapa menit, lalu berbuka puasa. Aku berbuka puasa dengan makanan yang dibeli tadi dan masakan nenek. Kalau menurutku semuanya enak, tapi udangnya ada bagian yang sedikit pahit.

*Hari Ketiga*

Di hari ketiga ini aku akan kembali ke rumah karena mamski besoknya harus menguji di kampus. Sebenarnya, aku dibolehkan mamski untuk menginap lebih lama dirumah nenek, nanti dijemput hari Jum’at malam. Waktu paginya aku masih bingung mau tinggal atau ikut kembali  ke rumah. Jadi, aku juga masih harus memikirkannya

Awalnya aku bingung hari ini mau bermain apa, akhirnya aku diajak mbak Risma bersepeda. Kami bersepeda memutari jalan belakang rumah nenek. Lalu karena terlalu dekat, kami berbelok ke jalan tembus yang juga tidak jauh dari rumah nenek. Setelah itu kami melewati desa Bening yang cukup jauh padahal kami kira itu cuma sebentar. Setelah melewati desa Bening, kami melewati 1 desa lagi, lalu kami melewati Pasar Wlingi lalu kembali ke rumah nenek.

Saat melewati Pasar, kakiku tercepit entah roda atau rantai sepeda. Kata mbak Risma awalnya mbak Risma hanya mendengar bunyi berdesir, lalu aku mendadak bilang berhenti. Setelah turun kulihat ada bekas oli dan bentol bekas tercepit. Untungnya tidak berdarah, hanya perih sedikit. Akhirnya ketika sampai rumah nenek aku mencuci bekas olinya di keran depan rumah.

Lalu sekitar jam 9, aku dan mbak Risma diantar Bapak Niknok (bapaknya mbak Risma) ke rumah Mas Dimas. Sampai disana mas Dimas dan kakaknya, Mbak Irma sudah ada di rumah. Disana pertama aku menonton film Maleficent di laptop mbak Irma. Baru bermain kartu UNO dan kartu remi.

Aku pulang jam 01.30. Waktu sampai rumah mamski sudah mau siap-siap berangkat. Aku sempat bingung mau menginap sendiri atau ikut pulang. Tapi akhirnya aku juga memilih ikut pulang. Yaa, walaupun sedih juga sih nggak ada mbak Risma dan yang lainnya. Lalu waktu di mobil aku sempat ingin menangis, tapi untungnya bisa kutahan 🙂

Pengalaman ke Wlingi kali ini cukup seru, karena ada Sena yang lucuuu hihihihi… 😀 Aku jadi ingin cepat ke Wlingi lagiii… Yang pasti waktu lebaran nanti aku akan ke sana.

One thought on “Liburan Puasa Di Rumah Nenek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s