Keluarga Super Irit!!!

Fyuuh…. UKK telah selesai. Karena sudah selesai UKK-nya, aku nulis posting di blog dulu aah. Kali ini aku akan menceritakan buku yang kubeli hari Selasa kemarin, judulnya Keluarga Super Irit 4 : 100 Kiat Hemat Menjadi Kaya. Dari luar, kukira buku ini seperti buku WHY. Eh, ternyata ceritanya lebih lucu. Saat kemarin Selasa ke toko buku itu, ada juga yang nomor 2 dan 3, sedangkan yang nomor 1 tidak ada. Tapi akhirnya aku memilih membaca yang nomor 4 dulu.


Cerita buku ini adalah tentang cara-cara menjadi hemat yang dilakukan oleh keluarga Bindae. Di keluarga Bindae ini ada Dolong, Sogeum (saudara perempuan Dolong), Ibu Wang Chansun dan Papa. Untuk papa-nya aku tidak tahu namanya, jadi kusebut Papa saja yaa. Dari nama-namanya sudah kelihatankan kalau ini cerita keluarga Korea. Semua serial Keluarga Super Irit ini memang tentang cara-cara berhemat. Tapi mungkin jenis-jenis penjelasannya atau isi ceritanya berbeda. Hal yang kusukai dari buku ini adalah karena bukunya berbentuk komik, bahasanya mudah dipahami, dan juga karena ceritanya kocak 😄. Ini ada 1 contohnya:

Nasi Dingin, Nasi Hangat. Jangan Dipilih-Pilih
Ibu : Saatnya makan malam..
Dolong : Ugh, dingin! Aku tidak mau makan.
Ibu : Apa?! Bisa-bisanya kamu pilih-pilih nasi dingin dan panas. Banyak orang di luar sana yang kelaparan tahu!
Papa : Tidak semua nasi dingin itu tidak enak, Dolong. Bahkan nasi goreng kimchi harus memakai nasi dingin agar enak. Dimasukkan garam lalu dibuat bundar juga enak untuk cemilan.
Dolong : Walaupun begitu aku tetap ingin makan nasi hangat!
Ibu : Aduh anak ini! Makan saja apapun yang ada!
Dolong : Ampuuun!
Sogeum : Ah, enaknya memakan nasi dingin seperti ini.
Dolong : Huh! Pokoknya tidak enak!
Ketika semua telah tidur, perut Dolong berbunyi krucuk-krucuk. Awalnya ditahan, tapi kemudian ia mengendap-endap ke kulkas karena ingat masih ada nasi dingin disana.
Dolong : Aku lapar! Sudahlah, makan nasi dingin saja.
Dolong : Eh, enak juga bola-bola nasi ini. Mulai besok aku mau makan nasi dingin saja, aku tidak mau lagi nasi hangat.
Keesokan harinya…
Ibu : Apaa?! Siapa yang menaruh nasi hangat ini di kulkas. Dolong, kamu kan yang menaruh?
Lalu, Ibu menjewer Dolong.
Dolong : Uwaa….!!! Karena ternyata nasi dingin lebih enak Bu.
GUBRAK…

Lucu kan teman-teman? Yang lebih lucu lagi itu karena saat aku menunjuk mau membeli buku Keluarga Super Irit, papski langsung bilang, “Oh, tidaak!!!” sambil memegang kepalanya, hihihihi…. Sepertinya papski merasa terancam. Dan kalau membaca buku ini, entah kenapa aku jadi ingat mamski 😁

6 thoughts on “Keluarga Super Irit!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s