Berlibur di Semarang [Day 2]: Ikut Seminar, Lawang Sewu, Kuil Sam Poo Kong dan Masjid Agung

Hai teman-teman…. Sebelumnya, aku minta maaf ya, karena tidak menulis di blog ini selama 1 minggu. Itu karena, 1 minggu ini aku terserang demam yang agak lama. Untung saja sekarang sudah sembuh, jadi bisa menulis di blog untuk kalian deh, melanjutkan ceritaku sebelumnya.. 😊

Nah, di hari kedua aku ke Semarang, aku dan mamski pergi menemani papski yang ada acara yaitu Seminar Pendidikan Anak Bukan Kertas Kosong. Kami berangkat dari hotel cukup pagi. Untung saja papski mempunyai aplikasi peta yang memudahkan papski untuk mencari restoran tempat seminar dilaksanakan. Jadi sampai sana, masih belum terlihat ada banyak orang yang datang. Yang ada hanya beberapa panitia dan putra-putri dari panitia tersebut.


Saat hari semakin siang, mulai banyak orang dan kue dataaang… *eh, kok yang menarik kuenya yak? 😝 Anyway, acarapun akhirnya dimulai. Aku dan mamski memilih duduk di tempat duduk paling belakang karena habis itu akan pergi jalan-jalan.. Tapi sebelumnya, aku sempat dipanggil papski sebentar ke depan untuk menceritakan hobiku. Baru deh setelah mendengar papski bicara sebentar, aku jalan-jalan. Aku dan mamski memang sudah berencana jalan-jalan sambil menunggu papski selesai. Karena acara papski memang cukup lama, yaitu dari pagi sampai sekitar jam 3 sore. Mamski paham kalau tidak begitu aku pasti akan bosan, hehehe…


Pertama, aku dan mamski mengunjungi Lawang Sewu. Awalnya aku agak takut gitu sih kesana. Habis, katanya tempatnya horor.. 😱 Tapi ternyata, nggak juga kok. Banyak juga orang yang berlibur ke sana. Yang membuatku kagum selama di sana itu arsitekturnya yang kereeen…. Trus sampahnya juga tidak banyak. Jadi bagus banget untuk tempat liburan. Banyak turis asing juga yang datang ke sana. 😉


Setelah dari Lawang Sewu, kami berangkat lagi menuju Kuil Sam Poo Kong. Disana, keadaannya ramaaai bangeet. Begitu masuk, yang terlihat adalah orang-orang yang sedang berjualan. Entah itu makanan, atau souvenir. Dan orang-orang yang ada di sana itu ada yang makan, berfoto-foto, beribadah, atau jalan-jalan. Kalau aku dan mamski sih, jalan-jalan melihat kuil dan berfoto juga.


Saat sudah siang, kami mulai nggak tahu mau ngapain. Ditambah lagi dengan hawa yang luar biasa panas. Jadi, kami berduapun membeli makanan untuk dimakan di bawah tenda yang di sediakan di dekat kuil. Aku membeli takoyakee dan es puter rasa cokelat. Sementara mamski membeli es puter rasa kelapa muda.

Setelah makan, kami melihat-lihat tempat jualan souvenir, namun karena tidak ada yang sangat menarik, jadi kami membeli mochi original dan mochi isi cokelat. Dan setelah itu, kamipun langsung pergi ke tempat acara papski tadi. Sebenarnya, aku ditawari untuk jalan-jalan lagi, tapi aku sudah sangaaat kecapekan dan kepanasan. Jadi sudah nggak kuat lagi deh untuk jalan-jalan.

Di acara papski, aku menunggu sambil membaca buku, sambil sesekali mendengarkan papski juga. Tak lama kemudian, acara selesaaai… Dan, kukira setelah itu kami akan langsung pergi ke hotel. Ternyata, papski mengajak aku dan mamski untuk pergi ke Masjid Agung Jawa Tengah.

Di sana, aku melihat masjidnya itu besaaar sekali. Di halaman masjid, terdapat kalau tidak salah 6 payung raksasa seperti di Masjid Nabawi. Sebelum masuk ke masjid, aku juga sempat membeli oleh-oleh untuk sahabat-sahabatku di sekolah. Aku juga membeli topi lebar gitu. Soalnya memang hawa selama aku di sana itu puaaanaaass..

Setelah membeli-beli oleh-oleh, aku, mamski, dan papskipun masuk untuk shalat, dan berfoto di halaman masjid. Di MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah), aku dan mamski sempat kebingungan juga saat mencari tempat wudhu. Ternyata, tempat wudhunya itu ada di lantai bawah. Lalu naik ke atas lagi untuk shalatnya.

Ayunda Damai perjalanan semarang 2 MAJT
Habis dari MAJT, kami merasa kalau perut kami sudah kelaparan. Akhirnya, papski mengajak kami ke salah satu restoran di sana. Restoran yang pertama kali kami kunjungi itu merupakan restoran laut yang mempunyai view yang baguus bangeet. Aku juga sempat berfoto di sana. Sampai-sampai, karena view yang bagus itu, kami lupa laparnya. Setelah berfoto, kami pun mendapat kabar dari salah satu pelayan bahwa makanan baru ada 1 jam setelah kami memesannya! 😭 Memang saat kami lihat-lihat di restoran laut yang pertama ini, terlihat sedang ada reuni gitu. Jadi ada banyak sekali orang yang datang.


Dan karena kami sudah kelaparan, kami berpindah ke restoran laut lainnya yang tidak begitu jauh jaraknya dari restoran laut yang pertama itu. Kami di sana memesan Kepiting Telur Asin, Udang Pasir Emas, Kerang Bumbu Saus Tiram, dan lain-lain. Kami segera menghabiskan makanan yang kami pesan tadi dan pulang ke hotel.

Ayunda Damai perjalanan semarang 2 kampung laut

Sebenarnya sebelum ke hotel, kami sempat mau mampir ke Gramedia dulu. Tapi karena aku dan mamski yang telah mengantuk, jadi aku dan mamskipun langsung ke hotel dan papski pergi ke Gramedia yang ada di dekat hotel. Untuk lanjutan ceritanya, tunggu dulu yaaa… 😊

One thought on “Berlibur di Semarang [Day 2]: Ikut Seminar, Lawang Sewu, Kuil Sam Poo Kong dan Masjid Agung

  1. Ping balik: Bakat Hanya Untuk Anak Kota? Keliru, Anak Desa Juga Butuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s