Cerita Libur Lebaran 4 : Berkumpul Bersama Keluarga

Hari ini, aku akan melanjutkan cerita-cerita libur lebaranku lagi. Kali ini, aku akan menceritakan tentang acara kumpul keluarga. Aku kumpul keluarga di Blitar untuk keluarga dari mamski dan di Pamekasan untuk keluarga papski. Kuceritakan dari yang pertama dulu ya.

Jadi saat lebaran tiba, aku dibangunkan mamski sekitar jam 04.30 WIB. Setelah menunggu sebentar, akupun mandi dan berganti baju. Saat semua yang ikut sudah selesai bersiap-siap, kamipun segera berangkat Shalat Idul Fitri. Waktu itu, yang ikut Shalat di Masjid Al Fath ada aku, mamski, papski, nenek, kakung, Mbak Risma, dan Ilham. Di lebaran tahun ini, Ilham ikut shalat Id karena dia bangun sebelum kami berangkat. Karena ia tahu kami akan shalat Id, Ilham meminta untuk ikut. Tapi kami bilang, kalau nanti waktu di Masjid tidak boleh teriak-teriak atau berlari-lari, karena Ilham mengiyakan, kami pun mengajaknya.

Waktu shalat Id-nya telah usai, papski berkata kalau saat shalat, Ilham tidak teriak-teriak atau berlari-lari. Akupun bernapas lega, karena pada awalnya, aku khawatir kalau Ilham teriak-teriak atau kenapa-napa, untungnya saja tidak. Sepulangnya dari Masjid, kami menunggu kakung sebentar lalu bermaaf-maafan. Setelah itu kami makan bersama soto buatan nenek yang hampir selalu ada di setiap lebaran.

Tak lama setelah itu, mas Dimas, mbak Irma, bude Ciwin, bude Weni, Bapak Ati, mas Pram dan mbak Ninin datang. Tambah ramai deh.. Kami bersama-sama menunggu kedatangan mbak Alya dan keluarganya. Karena lama menunggu, kami sempat berfoto-foto di kursi depan dapur rumah nenek. Ternyata, mbak Alya mengabari kalau dia masih sampai di sekitar Jawa Tengah. Jadi akan ada kemungkinan kalau mbak Alya datangnya tidak di hari pertama lebaran itu tapi baru besoknya. Continue reading