Berjalan-Jalan ke Pantai Karanggongso Trenggalek

Setelah mengunjungi Pusat Kerajinan Kendang Sentul, sekitar 2 hari setelah itu aku, mamski, papski, mbak Risma dan kakung pergi ke pantai Karanggongso yang berada di Kabupaten Trenggalek. Perjalanan ke sana memerlukan waktu sekitar 2,5 jam. Memang cukup lama, tapi di tengah perjalanan terdapat area perbukitan dengan hutannya. Sehingga kalian juga bisa menikmati sejuknya udara di sana.

Area perbukitan itu akan mulai dilalui kalau kalian sudah memasuki Trenggalek. Kalau masih sebelumnya, perjalanannya biasa saja. Waktu kami berangkat ke sana, kami melewati jalan yang sangat berkelok-kelok dan cukup curam. Padahal ada satu jalan lagi yang sama-sama menuju ke sana dan lebih landai. Namun saat itu kami tidak tahu kalau jalan itu juga menuju ke Karanggongso. Soalnya di petunjuk jalan yang ada, jalan yang ke kanan (jalan yang lebih landai) itu menuju ke pantai Prigi. Sementara yang ke kiri (jalan yang curam) itu menuju ke pantai Karanggongso dan pantai Damas. Memang dari foto di bawah ini tidak terlihat kalau jalannya curam. Padahal sebenernya “wow” gitu deh, seperti naik turunnya roller-coaster dan sempit. Jadi papski juga tidak berani menyetir kencang seperti biasanya.

image

Jadi kalau kalian mau ke pantai Damas, Prigi, atau Karanggosngso, kalau kalian suka jalan yang menantang atau ekstrim, kalian bisa lewat jalan yang sebelah kiri. Tapi aku menyarankan, saat pulang atau kembali, lebih baik lewat jalan yang kanan atau kalau dari pantai jalan yang sebelah kiri, biar lebih aman dan mobilnya tidak kenapa-kenapa. Oh iya, aku belum bilang kalau pantai Damas, Prigi dan Karanggongso itu bersebelahan. Jadi saat sudah akan sampai pantai, jalannya ada yang ke kanan, dan ke kiri.

image

Di sekitar pantai, terdapat cukup banyak toko makanan, tapi untung saja di sekitar pantainya tidak terlalu terlihat keberadaan sampah. Walaupun begitu, kalau akan ke sana lagi-lagi jangan saat libur panjang karena pantainya pasti penuh pengunjung.
Di sana, kami menaiki perahu. Tapi jangan salah sangka ya, perahu yang kami naiki itu bukan perahu yang ada dalam gambar diatas, wkwkwkwk… Aku tidak tahu itu perahu untuk apa, tapi sepertinya semacam kapal pesiar kecil. Jadi ya difoto saja karena bagus, hehehe.. Terdapat 11 tujuan di sekitar pantai yang bisa dikunjungi dengan perahu. Kalau kalian mau naik perahu juga, ada paketnya. Ada yang paket pendek ke tempat wisata nomor 1-6, ada juga yang rutenya lebih jauh. Tapi saat itu kami hanya naik tempat wisata nomor 1-6. Kata papski agar kapan-kapan bisa ke sana lagi dan mencoba tujuan wisata perahu yang lain.

image

Selain perahu, fasilitas wisata air di sana ada banana boat, dan semacam perahu jet gitu. Pemandangannya juga keren, pantainya itu mempunyai banyak bukit-bukit. Jadi ombak di sana cukup tenang dan aman untuk bermain atau berenang.

image

Sebelum main air di pantai, aku menunggu mbak Risma dan papski untuk berganti celana santai agar lebih nyaman untuk main-main air. Papski menyewa 2 ban untuk digunakan oleh aku dan mbak Risma.

image

Setelah cukup lama bermain, aku, mbak Risma, dan papski segera berganti baju di salah satu rumah makan yang menyediakan toilet dan kamar mandi. Kami sempat minum air kelapa muda juga yang segar di sana. Sebelum pulang, kami mampir membeli ikan asap terlebih dulu untuk dimakan di rumah. Dan karena ingin, papski juga mencoba makan langsung ikan asap di sana dengan sambal kecap. Aku ikut nyicip. Rasanya enaaak banget….. 👍🏻 Akhirnya yang menghabiskan ikan itu adalah aku dan papski 😁

image

image

Di perjalanan pulang, kami masih menyempatkan untuk mencari-cari durian. Sebab kata kakung, di daerah ketiga pantai itu terdapat banyak pohon durian dan biasanya memang ada banyak penjual duriannya. Durian di sana katanya khas. Tapi sayang saat itu hanya ada sedikit yang jual di tepi jalan. Mungkin karena belum benar-benar musimnya. Jadi kami hanya beli untuk dimakan di tempat. Dan memang rasa duriannya enak!

image

Hari itu, kami sampai di rumah hampir maghrib karena perjalanan yang lama. Walaupun begitu, perjalanan yang lama itu terbalas dengan keindahan pantai Karanggongso ini 😊

2 thoughts on “Berjalan-Jalan ke Pantai Karanggongso Trenggalek

  1. Ping balik: Judul Buku atau Naskah Dulu? Kisah Penulisan Buku Kedua - Blog Bukik

  2. Ping balik: Lebaran 2017! (3): Berlebaran di Trenggalek | Blog Ayunda Damai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s