Idul Qurban 2017

Haloooo! Selamat Idul Qurban ya teman-teman.. Di Hari Raya Idul Adha kali ini, aku pergi ke rumah nenekku di Wlingi. Kalau kemarin-kemarin, pas Idul Adha aku pergi ke rumah nenek Gresik di Panceng.

Aku melakukan hal-hal yang seru lho selama long weekend Idul Adha di Wlingi ini! Kalau kalian ingin tahu, baca terus ya..

Aku berangkat sehari sebelum Idul Adha bersama nenek yang baru saja beberapa hari menginap di rumahku. Namun, perjalanannya agak tertunda beberapa jam karena mamski yang terjebak macet parah saat perjalanan pulang dari kampus.

Kami baru berangkat setelah mamski pulang dan segera bersiap-siap. Lalu, perjalanan selama kurang lebih 4 jam dari Sidoarjo ke Wlingi-pun kutempuh dengan menaiki mobil nenek sambil tertidur lelap seperti biasanya. Maklum, kami berangkat dari rumah sudah hampir jam 10 malam. Baca lebih lanjut

Libur Idul Adha 2016 – Day 2

Melanjutkan cerita sebelumnya, di hari kedua libur Idul Adha, aku, mamski, dan papski pergi ke KenPark (Kenjeran Park) loh! Oya sebelumnya, aku minta maaf ya kalau kalian sudah lama banget menunggu postingan yang ini. Sebab aku sendiri juga hampir lupa kalau postingan yang Day 2 Idul Adha ini belum kuposting. So, maaf yaa.. ūüėĀ

Jadi, kami kesana selain jalan-jalan adalah juga sambil cari Pokémon. Soalnya denger-denger, memang di area Kenjeran ada yang banyak Pokémonnya. Aku sendiri tahu kalau Kenjeran banyak Pokémonnya itu dari mamski. Nah, mamski tahunya dari radio dan mahasiswanya.


Begitu sampai, kami melihat bangunan-bangunan yang menarik. Waktu kami keliling KenPark, kami sempat melewati Waterpark dan arena balap motor yang sedang ditutup. Kalau untuk Waterpark mungkin memang bukan waktunya untuk buka. Tapi untuk arena balap motor, kalau aku dapat informasi dari internet itu hanya akan dibuka kalau ada pertandingan.


Bagi yang beragama Buddha atau Konghucu, ada patung Buddha empat wajah dan juga Klenteng Sanggar Agung yang berada di depan patung Buddha. Nah yang menarik di Klenteng Sanggar Agung ini adalah, klenteng ini terletak tepat di pinggir laut. Dan di belakang klenteng ada halaman yang cukup luas yang disitu terdapat patung Dewi Kwan Im. Di klenteng itu ada 2 rute, yang satu rute untuk orang konghucu yang mau beribadah dan rute lainnya untuk pengunjung yang hanya mau melihat-lihat.  Oya, selain dua bangunan itu, di bagian belakang KenPark ada juga tiruan Temple of Heaven yang dibuat persis dengan yang aslinya di Cina. Dan memang bentuknya sama kalau dilihat dari fotonya mamski waktu dulu ke Cina.

   

Walaupun KenPark ini bagus, tapi yang mengganggu lagi-lagi adalah sampah. Padahal kalau saja tidak ada sampah, mungkin saja KenPark akan menjadi lebih keren lag karena tempatnya luas dan fasilitasnya banyak. Selain itu penataan pedagang yang berjualan di sana juga kurang rapi. Sebenarnya bisa saja pedagang-pedagang itu dibuatkan tempat khusus yang bersih dari sampah. Karena as always, keadaan di sekitar pedagang itu jadi kotor. Dan yang mengotori itu sebenarnya pengunjungnya juga. Akibatnya, itu mengurangi keindahan KenPark.

Tapi kalau menurutku, KenPark ini cocok bagi mereka yang suka selfie atau fotografi gitu. Apalagi karena bangunan-bangunan uniknya yang memang bagus banget. So, sesekali kunjungilah buat teman-teman yang belum pernah kesana. Oke deh, itu dia review ku tentang KenPark. Teman-teman semua tolong kasih ide ya, untuk postinganku selanjutnya, byee… ūüėė