Quatro Music Competition 2016

Haaaaiiiiiiii…. hari ini, aku mengikuti Quatro Music Competition 2016 di Spazio Surabaya. Sudah lama sekali aku nggak ikut kompetisi begini. Terakhir dulu Tahun 2013. Untuk QMC hari ini, aku memainkan lagu Sonatina in G Major. Seingatku, aku sudah berlatih lagu tersebut sejak 2 bulan yang lalu.


Tadi aku bersama mamski datang terlalu pagi. Bahkan Miss Mita yang akan mendampingiku saja masih belum datang. Selain kepagian aku dan mamski juga sempat kebingungan untuk mencari Spazio Hall tempatku tampil. Untung saja ada mas-mas office boy yang memberitahu mamski letak Spazio Hall. Kalau nggak, bayangin tuh aku sama mamski muter-muter sendiri di sana (padahal mungkin nggak segitunya juga deh😁).

Waktu sampai di tempat lombanya, aku masih bingung juga. Soalnya suasananya tidak seperti yang aku bayangkan. Kalau aku sih, bayangannya lomba ini itu suasananya santai, event kecil saja dan bisa dilihat umum di tengah mall seperti waktu konser Movie Land atau lomba yang pernah kuikuti dulu.

Eeh, ternyata yang kulihat tadi, pesertanya buuuanyaak banget dan ada cukup banyak kategori. Aku ada di kategori Emerald 2 nomor urut 4.  Kategoriku ini masuk di kelompok yang usianya agak besar dan lagu-lagunya lebih sulit daripada beberapa kategori lain yang ada di ruang berbeda. Jadi ada dua ruangan lomba yang dingiin gitu 😬 dan tanganku sebelum tampil itu sudah dingin tegang, ditambah juga karena dinginnya ruangan. Oya, aku belum menjelaskan, setiap kategori itu ada juaranya masing-masing. Juga, di setiap ruangan ada 2 juri yang menilai. Kalau di ruanganku jurinya adalah Prof. Nigel Clayton dari Royal College of Music, London dan Ms Imma Setiadi yang sedang mengambil doktor di Royal College of Music tersebut. Tebakanku, Ms Imma itu muridnya Prof Nigel. Soal juri yang dari Inggris ini, rasanya juga membuat kompetisi jadi seperti ujian royal.

Di ruangan tempat lomba, kursi penonton atau pendamping disendirikan dengan kursi peserta. Mamski, Miss Mita dan Miss Andin (guru pianoku juga dulu) melihat tampilan dari arah depan panggung, sementara aku dan peserta lain deg-degan menunggu giliran di deretan kursi samping panggung. Saat menunggu, seperti biasa tanganku dingin gitu dan berkeringat sedikit padahal di ruangan itu dingin.


Akhirnya, setelah tampil, aku dapat menyelesaikan lagu itu dengan cukup tenang dan lancar di semua notasi walaupun jujur saja, dinamikanya menurutku kurang begitu terlihat 😁 Selama menunggu pengumuman pemenang, aku santai saja dan malah cenderung cuek. Yang penting sudah tampil dengan baik. Sebab, aku ikut event ini niatnya juga hanya untuk berlatih tampil, main piano di depan umum saja, dan bukan untuk mendapatkan juara. 


Tapi begitu diumumkan………….. Alhamdulillah, jauh dari perkiraan, aku malah mendapat juara 1 di kelompokku! Rasanya itu kaget campur seneng gitu deh. Soalnya kalau yang kupikirkan, beberapa anak yang bermain duluan sebelumku terdengar lebih bagus dari permainanku. Ditambah lagi dari pilihan lagu mereka yang temponya lebih cepat sehingga terlihat lebih sulit. Tapi memang, mereka rata-rata mengalami kesulitan atau terpeleset nada di beberapa bagian.

  
Di akhir tulisan ini, aku mempunyai sedikit tips untuk kalian agar tidak tegang di saat kalian harus tampil bermusik di depan umum. Pilihlah lagu yang kalau kalian mainkan itu rasanya enjoy. Jadi lebih baik kalian memilih lagu yang tidak membuat kalian merasa tertekan atau terpaksa memainkannya. Sebab kalau kalian tidak enjoy, yang mendengar juga tidak akan bisa menikmati lagunya. Lalu, ada tips juga dari youtube, kalau kalian meniup ibu jari kalian, katanya itu akan membuat rasa tegang menjadi hilang. Akusendiri sih nggak tahu tips ini berfungsi di kalian apa tidak. Tapi setidaknya bisa kalian coba kan 😁

Setelah mengikuti lomba ini, aku jadi ingin untuk kuliah di Royal College of Music London, nanti kalau sudah besar. Apalagi kalau pintar trus bisa dapat gelar Profesor. Pasti itu keren banget, deh! Jadi pemusik yang hebat. Soo, doakan cita-citaku ini terkabul yaaa…. πŸ€—

2 thoughts on “Quatro Music Competition 2016

  1. Ping balik: Tentang Variasi Proses Belajar | Wiwin Hendriani

  2. Ping balik: Ujian ABRSM Grade 3 | Blog Ayunda Damai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s