Music Update!

Tulisan ini berisi rekaman kegiatan bermusikku beberapa waktu terakhir ini. Selamat menikmati ya!

Castle On The Hill – Ed Sheeran 

 

Mika’s Song – Yiruma

 

 

Closer x Say You Won’t Let Go – The Chainsmoker & James Arthur – ft. Mamski

 

La Candeur (Frankness) – F. Bulgmüller. Op.100

Ujian ABRSM (The Associated Board of the Royal Schools of Music) Grade 3

Three days ago I was so excited, because as you know, I took the piano exam for Grade 3! The night before the exam I couldn’t sleep at all. And for me it’s normal when I cannot sleep the night before doing something super exciting. I don’t know why.

Paginya (setelah aku akhirnya bisa tidur), aku langsung berlatih untuk ujian. Setelah dirasa cukup berlatihnya, aku segera bersiap-siap untuk ujian royal itu. Baju yang kukenakan gambarnya ada di bawah ini (yang kanan).

Processed with MOLDIV

And when mamski compared it with the dress I wore on the grade 1 exams, I just realize that the color is almost the same! The thing that’s different besides the design of the gown is the shoes that I wore. In grade 1 exam, I remember that I wore brown shoes. But yesterday, I actually wore a gold colored shoes.

Sekitar jam setengah sembilan, aku dan mamski dijemput oleh supir taksi online langganan mamski. Di perjalanan aku sudah mulai deg-degan. Tapi aku berusaha mengontrol deg-degan-ku itu karena takutnya aku malah terlalu khawatir dan terlalu memikirkan bagaimana aku bermain piano saat ujian nanti. Kalau itu terjadi bisa gawat. Bisa-bisa aku malah nggak konsen.

Sesampainya di YASMI (tempat ujiannya), aku harus menunggu sekitar satu jam dulu. Karena aku memang datang 1 jam sebelumnya. Dan sambil menunggu, mamski sempat mengobrol dengan beberapa orangtua yang putra/putrinya juga ikut ujian ABRSM (The Associated Board of the Royal Schools of Music). Ini sangat berbeda dari yang dulu. Kalau dulu di ujian Grade 1, kami menunggu hanya dengan diam saja. Mungkin waktu itu karena kami belum pengalaman, jadi agak tegang. Selain memang para pengantar yang lain juga buka tipe yang suka mengobrol, hehehe…

Setelah menunggu 1 jam, barulah namaku dipanggil. Aku berada di ruangan yang sama dengan saat aku ujian grade 1. Namun penataan barang-barangnya saja yang berbeda. Oya, aku lupa belum menyebutkan kalau aku memang tidak mengambil Ujian Royal untuk Grade 2. Itu karena tahun lalu aku lebih memilih fokus untuk mengikuti Quatro Music Competition.

Inside the exam room, honestly I’m so nervous. But thanks to God, I can still control it. First as usual the examiner tested my skill in musical scale. Alhamdulillah, I did it really well. Then, he ask me to play all of 3 songs that prepared. I did good at this as well, although I didn’t play the dynamic of the song correctly because the piano keys is heavier than my piano at home.

After completing the exam, I went back to the waiting room. And there was my piano teacher, Miss Mita, who had just arrived. She asked me how was the exam. Then I just said that it was fine.

Kami bertiga (aku, mamski dan Miss Mita) langsung ke luar gedung setelah mengobrolkan proses ujian sebentar. Kami menemui Miss Andhin, sahabat Miss Mita yang menunggu di mobil bersama putranya yang masih tidur. Tak lama kemudian, taksi langganan mamski ternyata sudah sampai kembali, jadi kami langsung pamit pulang.

And then, two days ago (a day after the royal exam day), Mamski said that the exam result has been out. I was nervous because her face was so flat and (almost) like she’s sad. She ask me how I feel if my result are bad. I said it’s ok if my result is bad. At least I can get the feedback and I can improve my piano skill. Because, whatever the result, I will always love to play piano.

Mamski terus memberikan pertanyaan yang membuatku mengira kalau nilaiku tidak sesuai harapan. Sampai akhirnya aku bertanya dengan penasaran, “Jadi sebenarnya gimana mams hasilnya?”. Dan mamski bilang: “Hasilnya Distinction!!!” dengan wajah meringis.

Aku nggak tahu mau bilang apa waktu itu. Kaget dan speechless, sampai sendok yang kupegang sempat jatuh. Ternyata mamski cuma acting dengan muka sedih itu. Memang dasar mamski ini 😀

Tapi aku senang sekali karena hasilku yang bagus. Karena memang distinction adalah kategori nilai yang tertinggi. Kini aku tinggal menunggu kiriman sertifikat dan kertas feedback yang memuat catatan penguji dengan rinci. Itu yang paling kubutuhkan untuk lebih memperbaiki kemampuanku berpiano.

Anyway, before I close this post, I want to tell you my tips so The ABRSM Exam went well. Here is it!

  1. Sleep well. I actually feel guilty about this, because as I say at the beginning, I couldn’t sleep at all. And because of that, I was really sleepy and feel tired in the morning. So you really have to sleep well if you want to wake up really early in the morning and prepare your exam better.
  2. Practice more! This tips is still related to the previous tips. Because if you wake up really early in the morning, you have so much time to practice your piano skills so you can do your best at the exam.
  3. Arrive at least 1 hour before the actual time that your exam started. Because there might be a chance that the kids before you didn’t arrive yet. And if they didn’t arrive yet, you will be called first.
  4. Keep calm and stay focus. Don’t be too nervous. But you also can not be too excited. Because if you are too nervous there’s a chance that you will not be confident. And if you too excited you can become careless in playing your instrument. And of course it’s not gonna be well.
  5. You have to be ready with your score / result, even if it’s not good. Because it’s true that it’s not easy to take an international exam with the examiner from other country. So, it’s ok if your result is different from your hope. For me, I take the exam in order to get feedback about how good I play the piano. And with the feedback, I can correct what is still wrong and hopefully it’s gonna make me a better pianist in the future.

So that’s it for today’s post. Hope you like it! Byee…..

Insha Allah – Maher Zain

Haiii!!! Lama ya aku tidak menulis. Untuk memulai lagi, aku mengunggah video piano terbaruku. Di video ini, aku pertama kalinya mengiringi diriku sendiri dan bukan mengiringi mamski. Jadi maaf kalau ada bagian-bagian yang agak fals ya.. Selamat menikmati..

Duet Bersama Mamski

Beberapa hari ini, aku sedang agak sering berduet dengan mamski. Nah, berhubung aku lama tidak mengunggah video piano atau rekaman suara, maka kuputuskan untuk mengunggah beberapa video duet bersama mamski di sini. Ada lagu Arirang (sebenarnya yang ini sudah dari 2016 lalu), Think of Me, dan All I Ask Of You. Semoga kalian menikmati ya..

Arirang

Think Of Me

All I Ask Of You

#Random (3): Perpustakaan dan Piano

Hai lagi guys! Beberapa hari ini ada pengalaman yang ingin kuberitahukan kepada kalian. Karena lebih dari satu cerita, aku langsung menuliskannya jadi satu di postingan random ini saja ya. Biar tidak terlalu banyak tulisannya, ehehehe..

Jadi yang pertama adalah, aku sekarang sudah jadi anggota di dua perpustakaan umum! Yang pertama adalah perpustakaan Bait Kata (kalian seharusnya sudah tahu yang ini karena aku sudah menceritakan di tulisan ini.), dan yang kedua adalah perpustakaan milik pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo.

kartu-perpus-1

Baca lebih lanjut

Quatro Music Competition 2016

Haaaaiiiiiiii…. hari ini, aku mengikuti Quatro Music Competition 2016 di Spazio Surabaya. Sudah lama sekali aku nggak ikut kompetisi begini. Terakhir dulu Tahun 2013. Untuk QMC hari ini, aku memainkan lagu Sonatina in G Major. Seingatku, aku sudah berlatih lagu tersebut sejak 2 bulan yang lalu.


Tadi aku bersama mamski datang terlalu pagi. Bahkan Miss Mita yang akan mendampingiku saja masih belum datang. Selain kepagian aku dan mamski juga sempat kebingungan untuk mencari Spazio Hall tempatku tampil. Untung saja ada mas-mas office boy yang memberitahu mamski letak Spazio Hall. Kalau nggak, bayangin tuh aku sama mamski muter-muter sendiri di sana (padahal mungkin nggak segitunya juga deh😁).

Waktu sampai di tempat lombanya, aku masih bingung juga. Soalnya suasananya tidak seperti yang aku bayangkan. Kalau aku sih, bayangannya lomba ini itu suasananya santai, event kecil saja dan bisa dilihat umum di tengah mall seperti waktu konser Movie Land atau lomba yang pernah kuikuti dulu.

Eeh, ternyata yang kulihat tadi, pesertanya buuuanyaak banget dan ada cukup banyak kategori. Aku ada di kategori Emerald 2 nomor urut 4.  Kategoriku ini masuk di kelompok yang usianya agak besar dan lagu-lagunya lebih sulit daripada beberapa kategori lain yang ada di ruang berbeda. Jadi ada dua ruangan lomba yang dingiin gitu 😬 dan tanganku sebelum tampil itu sudah dingin tegang, ditambah juga karena dinginnya ruangan. Oya, aku belum menjelaskan, setiap kategori itu ada juaranya masing-masing. Juga, di setiap ruangan ada 2 juri yang menilai. Kalau di ruanganku jurinya adalah Prof. Nigel Clayton dari Royal College of Music, London dan Ms Imma Setiadi yang sedang mengambil doktor di Royal College of Music tersebut. Tebakanku, Ms Imma itu muridnya Prof Nigel. Soal juri yang dari Inggris ini, rasanya juga membuat kompetisi jadi seperti ujian royal.

Di ruangan tempat lomba, kursi penonton atau pendamping disendirikan dengan kursi peserta. Mamski, Miss Mita dan Miss Andin (guru pianoku juga dulu) melihat tampilan dari arah depan panggung, sementara aku dan peserta lain deg-degan menunggu giliran di deretan kursi samping panggung. Saat menunggu, seperti biasa tanganku dingin gitu dan berkeringat sedikit padahal di ruangan itu dingin.


Akhirnya, setelah tampil, aku dapat menyelesaikan lagu itu dengan cukup tenang dan lancar di semua notasi walaupun jujur saja, dinamikanya menurutku kurang begitu terlihat 😁 Selama menunggu pengumuman pemenang, aku santai saja dan malah cenderung cuek. Yang penting sudah tampil dengan baik. Sebab, aku ikut event ini niatnya juga hanya untuk berlatih tampil, main piano di depan umum saja, dan bukan untuk mendapatkan juara. 


Tapi begitu diumumkan………….. Alhamdulillah, jauh dari perkiraan, aku malah mendapat juara 1 di kelompokku! Rasanya itu kaget campur seneng gitu deh. Soalnya kalau yang kupikirkan, beberapa anak yang bermain duluan sebelumku terdengar lebih bagus dari permainanku. Ditambah lagi dari pilihan lagu mereka yang temponya lebih cepat sehingga terlihat lebih sulit. Tapi memang, mereka rata-rata mengalami kesulitan atau terpeleset nada di beberapa bagian.

  
Di akhir tulisan ini, aku mempunyai sedikit tips untuk kalian agar tidak tegang di saat kalian harus tampil bermusik di depan umum. Pilihlah lagu yang kalau kalian mainkan itu rasanya enjoy. Jadi lebih baik kalian memilih lagu yang tidak membuat kalian merasa tertekan atau terpaksa memainkannya. Sebab kalau kalian tidak enjoy, yang mendengar juga tidak akan bisa menikmati lagunya. Lalu, ada tips juga dari youtube, kalau kalian meniup ibu jari kalian, katanya itu akan membuat rasa tegang menjadi hilang. Akusendiri sih nggak tahu tips ini berfungsi di kalian apa tidak. Tapi setidaknya bisa kalian coba kan 😁

Setelah mengikuti lomba ini, aku jadi ingin untuk kuliah di Royal College of Music London, nanti kalau sudah besar. Apalagi kalau pintar trus bisa dapat gelar Profesor. Pasti itu keren banget, deh! Jadi pemusik yang hebat. Soo, doakan cita-citaku ini terkabul yaaa…. 🤗