Lebaran 2017! (1): Hari-Hari Menjelang Lebaran

Haii!! Kalian berlebaran kemana saja tahun ini? Seperti yang kalian tahu, aku ke Blitar dan Gresik seperti biasa. Tapi di lebaran tahun ini ada yang beda lho! Kalau mau tahu, baca sampai selesai ya! Karena aku akan menceritakannya dalam beberapa tulisan yang terpisah.

Sekarang aku akan awali dengan cerita yang pertama.

Aku sudah sampai di Wlingi (kecamatan tempat Nenek dan Kakung tinggal) sekitar 3 hari sebelum lebaran. Hari pertama di sana aku masih bisa mengobrol dan main dengan mbak Risma dan dua adiknya (Ilham dan Sena) sebelum mereka mudik ke Brebes, ke rumah orangtua Budhe Raras, ibunya mbak Risma.

Di hari pertama itu, kami main bareng seperti (berusaha) main kartu UNO dan lain-lain. Oiya, kalimat di atas pakai kata berusaha karena memang saat main kami sering diganggu sama Ilham dan Sena. Aku, mbak Risma, Ilham dan Sena juga menyempatkan wefie bareng beberapa kali. Tapi tidak aku tunjukkan karena aku dan mbak Risma saat itu sedang tidak pakai kerudung, hehe.

Sehabis 1 hari bermain-main bareng, besoknya saat mbak Risma dan 2 adiknya pergi ke Brebes langsung rasanya sepii banget. Walau kadang Ilham dan Sena ulahnya mengesalkan, rasanya aneh menginap di rumah nenek tanpa adanya suara teriakan dan keributan mereka berdua. Dan juga sedih rasanya nggak ada teman ngobrol yang asik seperti mbak Risma.

Nah, di hari kedua di rumah Nenek, daripada aku sedih karena ketiga sepupuku berangkat, aku dan mamski diajak papski pergi ke Blitar kota karena papski perlu mengurus ATM-nya di sana. Karena saat itu sedang ada Mbak Irma dan Mas Dimas yang sedang mampir ke rumah nenek mengambil beras untuk dibagikan ke beberapa tetangga mereka yang kurang mampu, kami mengajak mereka sekalian. Oya, sebelum kulanjutkan, kalau kalian lupa, mbak Irma dan mas Dimas itu 2 sepupuku yang lain. Mereka tinggal di Wlingi juga namun di desa yang berbeda.

Di jalan menuju ke Blitar itu, entah dari mana awalnya, kami membicarakan tentang lokasi-lokasi wisata baru yang ada di Blitar. Dari itu kami ingin mengunjungi setidaknya 1 tempat wisata yang baru itu setelah papski mengurus ATM-nya.

Awalnya kami ingin pergi ke Gunung Kelud, tapi karena waktu yang tidak memungkinkan kami terpikir akan ke Kaloka. Namun katanya memang masih dalam proses pembangunan, jadi akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Hutan Pinus Gogoniti, yang sebelumnya pernah dikunjungi oleh Mbak Irma.

Kalau kalian pernah baca tulisanku saat aku di Yogyakarta, kalian pasti tahu kalau aku juga pernah pergi ke wisata hutan pinus sebelumnya. Karena itu aku jadi ingin tahu hutan pinus yang di wilayah Blitar ini seperti apa.

IMG_0702

Hutan Pinus Gogoniti terletak di Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Di tempat wisata yang satu ini, banyak disediakan tempat-tempat duduk dan hammock untuk orang yang mau bersantai atau berfoto. Selama di hutan pinus isi kalian bisa beli voucher WiFi dengan harga murah. Jadi cocok banget untuk kalian yang suka update media sosial langsung dari tempat yang sedang dikunjungi.

IMG_0711.jpg

Memang hutan pinus yang satu ini beda dengan yang ada di Yogyakarta. Hutan pinus Mangunan di Yogyakarta bisa dibilang luas banget, sementara yang di Blitar karena memang masih baru menurutku relatif kecil. Namun begitu, untuk spot-spot fotonya sendiri seingatku lebih banyak yang di Gogoniti ini.

IMG_0695.jpg

Aku senang banget diajak ke sini, karena seperti yang aku bilang di hutan pinus Gogoniti itu instragammable banget! Dan di sana kalau kalian tidak mau berfoto, tempat ini juga cocok untuk kalian yang mau relaksasi. Apalagi dengan hawanya yang sejuk dan pemandangannya yang indah. Pokoknya recommended banget deh!

IMG_0699

Selesai cerita wisata dekat ke Hutan Pinus Gogoniti, H-1 lebaran pun tiba! Aku rasanya benar-benar nggak sabar untuk lebaran saat itu. Nah, biar rumah nenek di sana semakin rapi, aku dan mamski akhirnya menghabiskan waktu untuk beres-beres rumah nenek.

Kami juga membelikan tanaman hias dari plastik yang baru karena yang lama sudah berdebu. Setelah kerja bakti berdua mamski (menyapu, mengelap perabot, mengganti korden, menambahkan hiasan di beberapa bagian), hasilnya, rumah nenek (apalagi ruang tamunya) terlihat lebih bersiiih dan rapi! Siap deh buat menyambut lebaran, hehehe…

Sebenarnya di awal aku sempat malas saat diajak mamski bersih-bersih rumah itu (kalau misal mamski baca ini jangan ngomel ya mams, hehehe..). Tapi karena aku sendiri nggak ada kerjaan, akhirnya aku mau melakukannya. Eh, nggak tahunya entah kenapa malah jadi seru dan menyenangkan. Apalagi setelah mengetahui kalau hasilnya rumah jadi lebih bagus. Puas gitu.

Kegembiraanku hari itu makin bertambah waktu ada yang bilang kalau mbak Alya dan mbak Fifi dan kedua orangtuanya akan datang lebih awal. Ada kabar kalau malam takbiran itu mereka akan sampai. Sebab memang jarang-jarang mereka bisa datang cepat. Biasanya mereka terjebak macet sehingga datangnya telat. Hari pertama lebaran biasanya baru sampai Wlingi. Bahkan dulu kalau tidak salah pernah sampainya itu di lebaran hari kedua.

Dan memang, berita itu ternyata betul! Mereka datang sekitar jam 12 malam. Aslinya aku mau menunggu mereka, tapi setelah dipikir-pikir, karena datangnya tengah malam dan ada kemungkinan kalau mereka capek banget, kutinggal tidur aja deh.

Nantikan lanjutan cerita lebarannya di postinganku berikutnya yaa… Byee!

One thought on “Lebaran 2017! (1): Hari-Hari Menjelang Lebaran

  1. Ping balik: Lebaran 2017! (2): Kumpul-Kumpul Keluarga! | Blog Ayunda Damai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s