Categories
Uncategorized

Berjalan-Jalan ke Pantai Karanggongso Trenggalek

Setelah mengunjungi Pusat Kerajinan Kendang Sentul, sekitar 2 hari setelah itu aku, mamski, papski, mbak Risma dan kakung pergi ke pantai Karanggongso yang berada di Kabupaten Trenggalek. Perjalanan ke sana memerlukan waktu sekitar 2,5 jam. Memang cukup lama, tapi di tengah perjalanan terdapat area perbukitan dengan hutannya. Sehingga kalian juga bisa menikmati sejuknya udara di sana.

Area perbukitan itu akan mulai dilalui kalau kalian sudah memasuki Trenggalek. Kalau masih sebelumnya, perjalanannya biasa saja. Waktu kami berangkat ke sana, kami melewati jalan yang sangat berkelok-kelok dan cukup curam. Padahal ada satu jalan lagi yang sama-sama menuju ke sana dan lebih landai. Namun saat itu kami tidak tahu kalau jalan itu juga menuju ke Karanggongso. Soalnya di petunjuk jalan yang ada, jalan yang ke kanan (jalan yang lebih landai) itu menuju ke pantai Prigi. Sementara yang ke kiri (jalan yang curam) itu menuju ke pantai Karanggongso dan pantai Damas. Memang dari foto di bawah ini tidak terlihat kalau jalannya curam. Padahal sebenernya “wow” gitu deh, seperti naik turunnya roller-coaster dan sempit. Jadi papski juga tidak berani menyetir kencang seperti biasanya.

image

Categories
Uncategorized

Kampung Wisata Kendang Sentul Blitar

Halo lagi teman-teman… Sekarang, aku akan menceritakan wisata pertamaku saat liburan di rumah nenek ini, yaitu mengunjungi Kampung Wisata Kendang Sentul. Aku ke sana sudah beberapa hari yang lalu. Tapi aku belum sempat menulisnya di blogku ini.

Sebenarnya, niat awal berjalan-jalan di hari itu adalah mencari Pusat Kerajinan Batok Kelapa. Tapi hasilnya adalah….. Kami tidak menemukannya!!! Malah sempat tersesat jalan beberapa kali. Oh iya, saat itu, aku berjalan-jalan bersama mamski, papski, dan salah satu sepupuku yaitu mbak Risma.

image

Categories
Uncategorized

Melanjutkan Belajar Fotografi di Rumah Nenek

Processed with MOLDIVHalo semua..!! Bagaimana kabar liburan kalian..? Kalau aku sudah 2 hari ini di rumah nenekku.  Seperti biasa, nanti aku akan menceritakan kegiatanku selama liburan di sini. Sekarang yang akan kuceritakan lebih dulu adalah tentang melanjutkan belajar fotografi. Seperti yang kalian tahu, beberapa hari sebelum ini aku telah memulai lagi belajar fotografi di rumahku. Nah, kemarin dan hari ini, aku melanjutkannya di sela-sela kesibukan lain di rumah nenekku.

Processed with MOLDIV

Kebanyakan yang kupotret adalah bunga-bunga yang ada di halaman belakang rumah. Kecuali foto yang paling atas sendiri, kuambil di taman kecil di depan dapur. Di hari pertama, aku hanya memotret 2 tanaman. Satu di belakang rumah dan satu lagi di depan dapur. Itu disebabkan karena saat itu aku sedang bersiap-siap mencoba eksperimen sains dengan kakak sepupuku. Tapi di hari kedua, aku memotret lebih banyak tanaman.

Categories
Uncategorized

Memulai Liburan dengan Fotografi

Libur telah tibaaaaa…..!!!!! Teman-teman pasti juga sudah libur kan.. Pada pergi kemana? Aku masih di rumah saja. Karena itu, hari ini aku memulai liburan dengan melakukan projek fotografi. Tadi aku mulai hunting foto dari jam 08.00 WIB. Aku memakai kamera di iPhone milik mamski. Sebenarnya, ide projek fotografi ini sudah dari kemarin. Saat itu, aku diminta mamski untuk memotretkan bunga liar di pinggir jalan depan rumahku. Mamski melihat hasil potretanku yang bagus dan akhirnya mengusulkan ide projek fotografi untuk kulakukan hari ini. Di bawah ini adalah hasil potretan bunga liarku kemarin.

Processed with MOLDIVUntuk memberi namaku di kanan bawah foto, aku menggunakan moldiv. Mamski yang mengajariku menggunakannya. Oh iya, untuk pagi ini tadi aku memotret bunga pukul sepuluh, bunga pukul sembilan, bunga melati, dan bunga pagoda. Ini berbagai macam fotonya..

Processed with MOLDIV

Categories
Uncategorized

Tiga Video Latihan Piano yang Terbaru

Halo semuanyaa… Kali ini aku akan mengunggah lagi tiga video pianoku yang terbaru. Judulnya adalah Greenslevees, The Way We Were, dan Simple Pleasures. Sebenarnya, yang Simple Pleasures, mamski merekamnya sudah cukup lama, tapi baru ikut diunggah ke blog ini sekarang. Selamat menikmati.. 🙂

Categories
Uncategorized

Tugu Alun-Alun Bundar Malang

Teman-teman ingat tidak kalau dulu aku pernah cerita tentang Alun-alun Kota Malang yang dibuat jadi taman yang bagus? Nah ternyata Malang itu punya alun-alun lain yang bersejarah dan ada tugu perjuangannya. Namanya Tugu Alun-Alun Bundar. Aku, mamski dan papski jalan-jalan ke sana Hari Sabtu dan Minggu kemarin. Mamski dan papski mau ada keperluan di Pakisaji Hari Minggu, lalu kami berangkat Sabtu siang setelah aku pulang dari Action Day di sekolah.

imageDi Malang kami menginap di Hotel Tugu yang berada tepat di depan Tugu Alun-Alun Bundar. Sebenarnya, kami mau menginap di Kartika Graha, namun karena ada sesuatu kami bertigapun menginap di Hotel Tugu. Aku juga lebih senang menginap di Hotel Tugu, karena selain berada di depan Tugu Alun-Alun Bundar, hotel tersebut juga kesannya klasik, seperti hotel jaman dulu gitu. Aku, mamski dan papski memang lebih suka hotel-hotel yang seperti itu. Selain itu, halaman dan di dalam area hotelnya juga rimbun dan asri karena banyaak sekali pohon. Jadi hawa di hotel itu terasa sejuk.

imageKira-kira aku sampai di Hotel Tugu pada jam 17.00. Lalu pegawainya bilang kalau jam 16.00-18.00 itu ada Tea Time gratis bagi orang yang menginap. Kami segera menaruh barang-barang kami di lantai tiga baru pergi ke ruangan Tea Time. Oh iya teman-teman, di Hotel Tugu memang kelihatannya tidak ada lift. Jadi kalau mau naik turun lantai harus pakai tangga. Tapi untukku  nggak apa-apa, soalnya menurutku bisa sekalian olehraga, hehehe… 😁 Setelah Tea Time, kami kembali ke kamar untuk mandi dan shalat, lalu pergi ke Tugu Alun-Alun Bundar. Di sekitar area Tugu Alun-Alun Bundar saat itu sedang ada pameran produk kerajinan dari berbagai kecamatan di Malang dan ada juga pentas musik. Jadi keadaan di sana ramai sekali. Untuk makan malamnya di sela jalan-jalan kami pergi ke Rumah Makan Kertanegara. Untung saja Hotel Tugu, Tugu Alun-Alun Bundar dan Rumah Makan Kertanegara sangat dekat jaraknya, jadi aku, mamski dan papski bisa berjalan kaki saja.

image

image

Categories
Uncategorized

Tampil di Bazaar Music Psychofest 2015

Seperti yang sudah kuceritakan di tulisan sebelum ini, hari ini (Minggu) aku ada acara di Bazar Musik Psychofest di SUTOS (Surabaya Town Square). Bazar Musik Psycofest adalah satu acara pentas musik yang diadakan oleh mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Kebetulan di Bazar Musik ini, sekolah musikku diundang untuk mengisi acaranya. Dari Sforzando, yang mengisi acara adalah beberapa murid reguler dan murid-murid berkebutuhan khusus, serta salah satu guru yang ikut dalam rangkaian Talkshow.

Aku adalah salah satu murid yang diminta mengikuti acara ini. Aku membawakan lagu Superman lagi bersama anggota timku, meskipun kali ini hanya 3 orang karena Kak Redo tidak ikut. Selain itu juga ada beberapa lagu yang dibawakan oleh murid yang lain. Seperti He’s a Pirates, Mission Impossible, Thousand Years, dan Can You Feel the Love Tonight. Untuk pembuka acara, timku bermain terlebih dahulu, setelah itu Can You Feel the Love Tonight, Mission Impossible, Thousand Years, dan yang terakhir He’s a Pirates. Lagu- lagu yang ditampilkan ini bagian dari konser Movie Land kemarin.

image

Yang memainkan lagu Can You Feel the Love Tonight adalah kak Theo dan kak Adelina. Lagu Mission Impossible dan Thousand Years dimainkan kak Gregory. Tapi di lagu Thousand Years, permainan piano kak Gregory dilengkapi oleh Anya yang menyanyi. Dan lagu He’s a Pirates dibawakan oleh kak Anharu, kak Rara dan salah satu murid lagi yang namanya aku lupa 😁

Categories
Uncategorized

Hasil Ujian Royal Piano Grade 1

Teman-teman tahu kan, kalau aku beberapa waktu yang lalu mengikuti ujian royal piano (ujian ABRSM). Nah, pada tulisan ini, aku akan menceritakan hail ujian tersebut. Oh iya, hasil ujian royal  itu diterima 2 minggu sampai 1 bulan setelah ujian. Sementara sertifikatnya masih harus menunggu lebih lama lagi. Sampai sekarang belum datang. Aku belum tahu kapan akan kuterima. Tapi setidaknya aku sudah tahu bahwa aku lulus dan berapa nilai ujianku.

image

Alhamdulillah, aku mendapat nilai bagus, yaitu 140. Sebenarnya, sebelum aku ujian, guru pianoku sudah bilang kalau 100 itu nilai lulus, di atas 120 itu Merit atau diatas rata-rata, di atas 130 itu Distinction yaitu kategori tertinggi kelulusan ujian ABRSM. Aku termasuk nilai Distinction. Saat guru mengabari hal itu ke mamski, mamski langsung teriak senang. Aku juga ikut teriak-teriak karena tidak menyangka kalau nilaiku bisa setinggi itu 😀

Categories
Uncategorized

Konser Piano Movie Land

Halo teman-teman..😊. Kalian tahu kan kalau aku minggu lalu ada konser piano? Nah, di postinganku yang kali ini, aku akan menceritakan konser piano itu. Pada hari itu, aku dan mamski berangkat sekitar jam 03.00 WIB dengan menaiki taksi. Sesampainya di Mall City Of Tomorrow, kami mencari-cari tempatnya dulu karena tidak hafal denahnya mall. Waktu sudah ketemu, saat aku datang itu acara di panggung masih lomba story telling. Walaupun begitu, aku langsung registrasi ulang, dirias dan ditata rambutnya. Untuk kostum, seperti yang kubilang di postingku sebelumnya, aku sudah memakainya dari rumah. Kecuali jubah merah Superman yang dipakainya saat mau naik panggung. Untuk rambut, aku dikepang di kepala bagian atas dan samping kanan dan kiri. Lalu ketiga kepangan itu disatukan, dibuat semacam sanggul mini.

imageOh iya, sebelum naik panggung konser piano, aku sempat memakai jaket, karena baju Superman-ku berlengan pendek. Di tempat make up itu aku bertemu dengan temanku yang bernama Putri. Dia juga les di sforzando seperti aku dan dia ikut konser ini. Kami berdua langsung ke tempat peserta bersiap di samping panggung, sementara mamski duduk di tempat penonton. Papski yang habis dari Jakarta ketika itu sudah sampai di Cito dan bertemu aku. Jadi yang duduk di tempat penonton tidak hanya mamski tapi juga ada papski.

Categories
Uncategorized

Menjadi Wartawan Cilik

Hari ini adalah pertama kalinya melaksanakan tugas sebagai warcil (wartawan cilik) di sekolahku.  Sebenarnya bukan hari ini sih pengalaman pertamanya, karena sebelumnya aku sudah pernah diminta menulis laporan singkat tentang perayaan Tahun Baru Islam yang lalu. Tapi ini adalah pertama kalinya mewawancarai seseorang secara langsung. Hasil wawancara tersebut akan dimasukkan ke Majalah MUH1DA. Anggota warcil yang sekarang ada 4, yaitu aku, mbak Khansa, mbak Difa, dan mbak Azka. Aku sendiri menjadi warcil awalnya karena ditawari guru dan aku mau. Lalu kata guru yang membina warcil, nanti saat semester 2, warcil yang sudah kelas 6 seperti mbak Difa dan mbak Azka tidak bisa ikut warcil lagi, sehingga akan ada anggota baru lagi yang menggantikan. Jadi semacam pensiun gitu, hihihi… Mereka harus fokus untuk menyiapkan ujian akhir.